25 September 2010

Soekarno Buat Presiden Amerika Bersujud Di Kakinya

Bung Karno geram. Ike mencoba merayunya, “Tolong bebaskan pilotku”. Tapi Bung Karno tetap saja geram. Mungkin juga karena yang merayu Soekarno adalah Ike, seorang pria tua. Ike itu adalah nama panggilan D. Dwight Eisenhower, presiden AS di masa itu. Kali ini Amerika memang kena batunya.

Negara digdaya itu dibikin malu Indonesia ketika pilotnya, Allen Pope ditembak jatuh di pulau Morotai. Lebih malu lagi, karena dengan tertangkapnya pilot itu, kedok AS dan CIA akhirnya terbuka. Kedok yang membuktikan AS melalui CIA sudah main api dengan petualangannya di balik pemberontakan separatisme di Indonesia. Termasuk juga infiltrasi AS yang mempersenjatai para pemberontak itu. Ini yang bikin Bung Karno geram, dan mulai memainkan kartu trufnya.

Bung Karno yang tadinya dikerjai Amerika, sekarang balas mengerjai Amerika. Bung Karno sadar, tertangkapnya Allen Pope mendongkrak posisi tawar Indonesia di hadapan Amerika. Cerita selanjutnya adalah bagaimana Ike dan John F. Kennedy jadi repot dibuatnya.

Inilah moment bersejarah ketika Indonesia yang miskin untuk pertama kalinya punya posisi tawar tinggi di hadapan “juragan kaya”, Amerika.

Bung Karno tidak cuma menuntut Amerika mesti minta maaf. Tapi masih ada sederet permintaan lain yang bikin Amerika “maju kena mundur kena”. Eisenhower minta Indonesia melepaskan pilot Allen Pope. Tapi Bung Karno tidak mau melepas begitu saja dengan gratis. Pilot itu adalah kartu truf-nya.


Allen Pope

Inilah kisah bagaimana Bung Karno dengan amarah “memiting leher Allen Pope” sambil telunjuknya memberi isyarat agar Amerika mau bersimpuh di kaki Bung Karno (tentu saja ini hanya simbolisasi teatrikal).

Gantung Allen Pope! Hukum mati Allen Pope! Begitu gelombang protes di depan kedutaan AS di Jakarta setelah Allen Pope tertangkap. tahun 1958 itu . Rakyat Indonesia memang dibikin naik darah oleh kelakuan Allen Pope. Soalnya si pilot ini sudah menjatuhkan bom di Ambon yang memakan tak sedikit korban jiwa.

Di tengah suasana panas itu, teman-teman Mas Tok atau Guntur Soekarnoputra tidak berhenti menjejalinya dengan pertanyaan-pertanyaan seputar pilot Allen Pope.

Percakapan Bung Karno dengan putra sulungnya berkaitan hal itu, sudah banyak diungkap berbagai sumber. Tapi sebetulnya ada yang lebih penting lagi di balik percakapan antara Bung Karno dan Mas Tok berikut ini…..

Bung Karno sedang mandi. Mas Tok yang masih remaja menggedor-gedor pintu kamar mandi. Tidak sabar. Karena pintu terus digedor, Bung Karno melongok sebentar. “Ada apa tho Mas Tok? Bapak belum selesai mandi”.

Begitu pintu terbuka, Mas Tok langsung menyambar ayahnya dengan pertanyaan, “Bener nggak sih bapak menukar pembebasan Allen Pope dengan tebusan pesawat Hercules?”. Mas Tok memang tidak sabaran ingin segera tahu jawabnya. Saat itu juga dia harus mendapatkan bocoran jawabannya. Memang sebelumnya di antara teman-temannya, mereka sudah kasak-kusuk membenarkan gosip itu. Mas Tok jadi panas juga. Soalnya sebagai anak Bung Karno, seharusnya dia lebih tahu dari teman-temannya.

Mas Tok yang penasaran tidak perlu menunggu lama menanti jawab ayahnya. Pertanyaan Mas Tok itu langsung disambar dengan tawa khas ayahnya. Menggelegar, “Hahahahaha……biar saja Amerika kasih Hercules itu buat Bapak. Kalau Amerika kirim pesawat lagi, nanti Bapak suruh tembak lagi. Sebagai tebusannya, Bapak minta Marilyn Monroe dan Ava Gardner”.


Ava Gardner

Itu humor khas Bung Karno. Humor seorang negarawan nyentrik. Cara Bung karno bercanda dengan politikus sejawatnya sehari-hari, tidak beda jauh dengan guyonan-nya dengan anak-anaknya. Mas Tok dan adik-adiknya sudah hafal adat ayahnya. Dasar Bung Karno!

Tapi sebetulnya di balik canda itu, mungkin bahkan Bung Karno dan Mas Tok sendiri waktu itu belum menyadari sesuatu. Yaitu buntut dari posisi tawar Indonesia tadi, Bung Karno telah memulai tonggak lahirnya sejarah armada baru bagi AURI, yaitu lahirnya skuadron Hercules di Indonesia. Armada ini kelak turut punya andil dalam merebut Irian Barat dari Belanda.

Itu semua berawal dari negosiasi tarik ulur demi pembebasan seorang pilot yang bikin Amerika gelisah. Bagaimana tidak? Soalnya kalau tidak segera diselamatkan, bisa-bisa pilot itu buka mulut tentang info rahasia yang berkaitan dengan permainan CIA.

Dulu serangan Maukar ke Istana didesas-desuskan akibat Bung Karno menggoda tunangan sang pilot.
Gosip selanjutnya menghantam Bung Karno lagi. Yaitu pembebasan pilot Allen Pope digosipkan karena Bung Karno dirayu oleh istri Pope, yang sengaja didatangkan dari Amerika. Walaahhh….

Kedengaran kayak gosip murahan. Tapi tunggu dulu! Sejarah kadang memang diwarnai gosip murahan, yang bermuara pada hasil yang tidak murahan. Konon itu yang namanya intrik politik tingkat tinggi. Intrik yang menggunakan sisi kelemahan Bung Karno. Kelemahan apalagi kalau bukan soal perempuan? Mentang-mentang Bung Karno mata keranjang…..

Bung Karno memang mata keranjang. Tapi pihak yang anti Bung Karno kadang memanipulasi sisi ini secara berlebihan. Sama halnya CIA yang menggunakan kelemahan don yuan-nya Bung Karno untuk menjatuhkan kredibilitas presiden RI di mata rakyatnya. Menjatuhkan Bung Karno adalah satu-satunya cara agar Amerika bisa bercokol kuat di Indonesia. Sudah dicoba segala cara agar Bung Karno jatuh, tidak berhasil juga. Dicoba dengan cara ancaman embargo, penghentian bantuan…..ehhh Bung Karno malah teriak, “Go to hell with your aid!”.


Go to hell with your aid!

Akhirnya CIA pakai cara lain. Yaitu infiltrasi ke berbagai pemberontakan di Indonesia. Puncaknya terjadi dalam pertempuran di pulau Morotai, tahun 1958. Ketika itu TNI (pasukan marinir, pasukan gerak cepat AU, dan AD) menggempur Permesta, gerakan pemberontakan di Sulawesi Utara.

Persenjataan Permesta tidak bisa dianggap enteng. Soalnya ada bantuan senjata dari luar. Tadinya tudingan bahwa CIA adalah biang kerok semua ini masih dugaan saja. Ketika kapal pemburu AL dan mustang AU melancarkan serangannya, satu pesawat Permesta terbakar jatuh.

Sebelum jatuh, ada dua parasut yang tampak mengembang keluar dari pesawat itu. Parasut itu tersangkut di pohon kelapa. TNI segera membekuk dua orang. Yang satu namanya Harry Rantung anggota Permesta. Dan yang tak terduga, satunya lagi bule Amerika. Itulah si pilot Allen Pope. Dari dokumen-dokumen yang disita, terkuak Allen Pope terkait dengan operasi CIA. Yaitu menyusup di gerakan pemberontakan di Indonesia untuk menggulingkan Soekarno.

Tak pelak lagi, tuduhan bahwa Amerika dengan CIA adalah dalang pemberontakan separatis, bukan isapan jempol!

Peristiwa tertangkapnya Allen Pope adalah tamparan bagi Amerika. Itu mungkin terwakili dalam kalimat Allan Pope ketika tertangkap. Setelah pesawat B-26 yang dipilotinya jatuh dihajar mustang AU dan kapal pemburu AL, komentar Pope: “Biasanya negara saya yang menang, tapi kali ini kalian yang menang”. Setelah itu dia masih sempat minta rokok.


B-26 kena tembak

Tapi sebetulnya yang lebih bikin malu Amerika bukan soal kalah yang dikatakan Pope tadi. Tapi tertangkapnya Allan Pope mengungkap permainan kotor AS untuk menggulingkan Soekarno. Amerika terus ngeyel menyangkal. Tapi bukti-bukti yang ada, akhirnya membungkam mulut Amerika.

Taktik kotor itu jadi gunjingan internasional. Tanpa ampun, kedok Amerika dengan CIA-nya berhasil dibuka Indonesia, lengkap dengan bukti-bukti telak. Amerika terpaksa berubah 180 derajat menjadi baik pada Soekarno. Semua operasi CIA untuk mengguncang Bung Karno (untuk sementara) dihentikan.

Amerika berusaha mati-matian minta pilotnya dibebaskan. Segala cara pun mulai dilakukan untuk mengambil hati Bung Karno. Eisenhower mengundang Soekarno ke AS bulan Juni 1960. Lalu Soekarno juga diundang John Kennedy di bulan April 1961. Di balik segala alasan diplomatik tentang kunjungan itu, tak bisa disangkal itu semua buntut dari cara Bung Karno memainkan kartunya terhadap Amerika.

Selama periode itu, Bung Karno main tarik ulur dengan pembebasan Pope. Tarik ulur itu berjalan alot. Karena Bung Karno ogah melepaskan Pope begitu saja. Bung Karno sengaja berlama-lama “memiting leher” Allan Pope sebelum Amerika meng-iya-kan permintaan Indonesia. Amerika mati kutu. Tak ada jalan lain. Negosiasi pun segera dimulai. Negosiasi alot yang memakan waktu 4 tahun, sebelum akhirnya Allen Pope benar-benar bebas.

Dimulai dengan Ike atau Eisenhower yang membujuk, merayu dan mengundang Bung Karno ke Amerika. Namun sesudahnya Bung Karno tetap tidak mau tunduk diatur-atur Ike. Situasi mulai berubah sedikit melunak setelah kursi kepresidenan AS beralih ke John F. Kennedy.


Soekarno bersama JFK

John Kennedy tahu, kepribadian Soekarno sangat kuat dan benci di-dikte. Karena itu dengan persahabatan dia mampu “merangkul” Soekarno. “Kennedy adalah presiden Amerika yang sangat mengerti saya”, kata Bung Karno.

Dengan John, negosiasi mulai mengarah ke titik terang. Berkaitan itu pula, John mengirim adiknya Robert Kennedy ke Jakarta. Robert membawa sejumlah misi, diantaranya: “bebaskan Pope”.


Robert Kennedy dan istri (di belakang Soekarno)

Konon ketika itu juga Amerika mengirim istri Allen Pope yang cantik. Perhitungannya, wanita cantik mampu meluluhkan hati Bung Karno. Ini asal mula beredar issue bahwa Bung Karno dirayu istri Allen Pope. Yang tidak banyak disebutkan orang, yaitu ibu dan saudara perempuan Allen Pope juga datang memohon-mohon dengan tangisan minta belas kasihan Bung Karno.

Buat Bung Karno, pilot itu dibebaskan atau tidak dibebaskan, hasilnya sama saja. Yaitu tidak membuat korban-korban bom si pilot bisa hidup kembali. Jadi kenapa tidak memanfaatkan saja ketakutan Amerika yang ciut kalau pilot itu buka mulut?

Bung Karno memainkan kartu trufnya atas dasar apa yang dibutuhkan bangsa Indonesia pada waktu itu. Indonesia betul-betul sengsara dan kelaparan, jadi butuh uang dan nasi. Indonesia sedang bertempur melawan Belanda untuk merebut Irian Barat. Jadi butuh senjata, sejumlah perangkat perang dan armada tempur.

Permintaan Bung Karno itu tentu saja tidak disampaikan dengan cara mengemis. Tapi dengan cara yang menyeret Amerika untuk membuat interpretasi diplomatik. Mau tidak mau, isyarat diplomatik Soekarno bikin Amerika harus bisa membaca yang tersirat di balik yang tersurat.

Dibanding Ike alias Eisenhower, John Kennedy lebih peka membaca isyarat itu. Itulah yang dimaksud Bung Karno bahwa John Kennedy mengerti dirinya. Kennedy tidak cuma sekedar mengundang Bung Karno ke Amerika untuk plesiran. Tapi juga ada tindak lanjut nyata di balik undangan diplomatik itu.

John paham Indonesia butuh perangkat perang untuk merebut Irian Barat. Di antaranya armada tempur. Karena itu diajaknya Bung Karno mengunjungi pabrik pesawat Lockheed di Burbank, California. Di sana Bung Karno dbantu dalam pembelian 10 pesawat hercules tipe B, terdiri dari 8 kargo dan 2 tanker.


Lockheed ,Burbank- California.

Negosiasi pembebasan Allen Pope antara Ike dan Bung Karno tadinya alot. Tapi jadi licin jalannya dengan John. Dia tidak pelit membalas “kebaikan” Bung Karno yang memenuhi permintaan AS untuk membebaskan Allen Pope.


Allen Pope diadili

Hasilnya? Hercules dari Amerika, menjadi cikal bakal lahirnya armada Hercules bagi AURI (armada yang kelak ikut bertempur merebut Irian Barat). Bung Karno bisa membuat Amerika menghentikan embargo. Lalu menyuntik dana ke Indonesia. Juga beras 37.000 ton dan ratusan persenjataan perangkat perang. Kebutuhan itu semua memang sesuai dengan kondisi Indonesia saat itu.

Ternyata begini ini yang namanya negosiasi tingkat tinggi. Akhirnya Allen Pope dibebaskan secara diam-diam oleh suatu misi rahasia di suatu subuh, Februari 1962. Negosiasi itu seluruhnya tentu makan biaya yang tidak sedikit. Siapa yang mesti membayar semua itu? Konon rekening Permesta yang harus membayar ganti rugi akibat negosiasi itu. Sempat terdengar selentingan bahwa jalan by pass Cawang-Tanjung Priok dan Hotel Indonesia lama di Bundaran HI Thamrin, adalah wujud dari ganti rugi itu. Benarkah demikian? Wallahualam.

Sayang hubungan mesra Bung Karno dengan Amerika berakhir setelah Kennedy terbunuh tahun 1963. Terbunuhnya Kennedy membuat CIA kembali leluasa mewujudkan mimpi lama yang sempat terhenti. Yaitu terus mengguncang kursi Bung Karno, hingga Putra Sang Fajar itu akhirnya benar-benar terbenam. Kita semua tahu bagaimana akhir episode itu.


Sumber : http://malemminggu.wordpress.com/2010/09/20/ketika-amerika-serikat-terpaksa-tunduk-kepada-indonesia/

51 komentar:

  1. terbunuhnya kennedy konon terkait konspirasi CIA,pak harto, G30s/pki, pelengseran sukarno dan tambang freeport..wallahualam.

    BalasHapus
  2. wah benar2 mantab bung karno...

    BalasHapus
  3. kapan yaa reinkarnasi bung Karno lahir. hehehe
    Bangkitlah Indonesia!!!

    BalasHapus
  4. presiden sukarno punya pendirian,tegas dan membela rakyat mengutamakan kepentingan rakyat.presiden suharto seperti boneka yg diatur oleh pihak2 yg ingin mencari untung,sedangan presiden sekarang lambat,tidak tegas dalam bertindak,jadilah negara yg amburuk moral banyak rakyat miskin

    BalasHapus
  5. heheh bisa jadi itu Semua Design yg Maha Kuasa

    BalasHapus
  6. Syukuri apa yang kita dapatkan di NEGERI TERCINTA ini, dan teru berdoa kepada Tihan ynag Maha Kuasa agar suatu saat ada pemimpin yg berjiwa seperti Ir. Soekarno.

    BalasHapus
  7. ralat :
    Syukuri apa yang kita dapatkan di NEGERI TERCINTA ini, dan terus berdoa kepada TUHAN YANG MAHA KUASA agar suatu saat nanti ada pemimpin yang berjiwa seperti ir. Soekarna.

    BalasHapus
  8. Buah jatuh, jauuhhhhhhhhhh sekali dari pohonnya...wakakakakakak

    BalasHapus
  9. Ijin share ya...

    BalasHapus
  10. bangsa ini merindukan tokoh2 seperti bung karno,,!!,tegas,perduli dg rakyat,& berani mengambil resiko demi kemakmuran rakyatnya!!! jayalah indonesiaku,,,MERDEKA

    BalasHapus
  11. itu semua jika dilihat lbh dalam ada keterkaitan dgn kelompok2 globalis rockfeller, freeport,mafia ekonomi barkeley,sukarno,terbunuhnya JFK,g30spki,suharto,mafia ekonomi barkeley,sampe indonesia jadi begene skrg.ujung2nya agenda mason & illuminati. >>>>PERFECT PLAN<<<<<<

    BalasHapus
  12. ini baru yang namanya PRESIDEN !!!

    BalasHapus
  13. negara kita merdeka karena para pejuang berjuang dengan hati tulus dan untuk kemaslahatan umum..
    berbanding terbalik dengan era saat ini, penguasa, pemerintahan dan orang" didalamnya berjuang untuk nafsu dan kepuasan mereka sendiri atau kelompok tertentu..maka hasil yang kita dapatkan adalah negara yang tak memiliki identitas, kehormatan, kesejahteraan dan penuh kebohongan..
    Save our nation..

    BalasHapus
  14. Akhirnya CIA pasang agennya yang namanya SUHARTO. maka berakhirlah petualangan SUKARNO. Dijuallah Indonesia kepada Amerika hingga hari ini melalui PT FREEPORT. Selamat buat Amerika serikat. SUHARTO akan segera menjadi pahlawan nasional (Amerika) tentunya. Heee...heee...., bodohnya Indonesia.

    BalasHapus
  15. Moga-moga pemimpin kita bisa mengambil pelajaran..terutama sikap tegas dan tidak mau didikte oleh pihak asing...

    BalasHapus
  16. Ich...aq ko ga tau cerita ini???? perasaan ga ada di sejarah dech???

    masa cerita hebat gini ga publikasiin???

    BalasHapus
  17. ini gosip atau fakta? sumbernya?

    BalasHapus
  18. salut buat JFK dan Soekarno

    BalasHapus
  19. Salut tuk anda2 yg masih poenya rasa Patriotisme.Jika kelak anda2 menjadi pemimpin apakah berani say : " Go To Hell you AID "...karena jaman sekarang banyak anak pinter tp ga mudeng,mereka demo...Hapuskan korupsi, maling dsb..lha wong mereka aja kuliah pake hasil teriakan mereka koq...maaf lho kalo anda2 pastinya jauh dari para ahli teriak itu kan?

    BalasHapus
  20. Kalo saya sih ga pernah ngerti hal yang begituan... yang aku ngerti bahwa memangh...!! apabila Seorang anak manusia diberi Fitrah sebagai Pemimpin Oleh Allah SWT, dia kana menjalankan Amanat yang telah di limpahkan kepadanya. Adapun pemimpin sekarangkan bukan Fitrah,,,,Tapi Pemimpin Titipan dari segelintir orang yang mempunyai kehendak. dan tentunya Orang yang di pilihnya sebagai pemimpin tentu dari kalangan orang2 Idiot yang hanya tahu DUIT

    BalasHapus
  21. Indonesia pernah punya LIMA presiden.Ke lima2nya/ dan ke 6 saat ini dengan kelebihannya masing2. Presiden berikut harusnya FIGUR KOMBINASI KEBAIKAN/KELEBIHAN KE LIMA/6 PRESIDEN TSB ,TUTUP/BUANG KEKURANGAN2NYA. YG ADA AD/ PRESIDEN DG ONFIGURASI PRIBADI DAN PUNYA SKILL CONDUCTOR YANG HARMONI ATAS MENTERINYA. BENARKAH YANG DEMIKIAN, PAK SBY, SAYA TUNGGU LHO !!!!

    BalasHapus
  22. gue suka gaya bung karno..

    BalasHapus
  23. Hanya jadi Legenda. dan jadi mimpi untuk selanjutnya.
    Tenanglah dikau di Sisi-Nya..

    BalasHapus
  24. INDONESIA PSTI BSA MNJADI NEGARA YG BESAR....
    BERDAULAT DAN D HARGAII D MATA DUNIA..

    BalasHapus
  25. SOEKARNO MEMANG BAGUS MEPMIMPIN PADA ERA NY....
    TPI KTA JUGA SKRANG MMBTUHKN PEMIMPIN YG BSA MNANGANI MSALAH NEGARA YG TRJADI SAAT INI...

    BalasHapus
  26. wah kangen banget sama soekarno.... pemimpin yg seperti itu yg dibutuhkan Indonesia sekarang dan masa yg akan datang, punya harga diri, cerdas, gak penakut apalagi cengeng. Soal hoby wanitanya... gak masalah tuh krn dia punya karisma dan romantis. Siapa ya yg bisa seperti beliau? Mas Tok kayaknya, tapi sayangnya putra sulung ini telah di "bunuh".

    Rinduku padamu Bung Karno..............

    BalasHapus
  27. saya cinta Bung Karno,walau beliau wafat pun saya blm lahir...blm ada figur seperti Bung Karno di Negeri ku Indonesia.Miris.....

    BalasHapus
  28. Tanah Airku tidak kulupakan,
    Kan terkenang selama hidupku,
    Biarpun saya pergi jauh,
    tidak akan hilang kalbu,
    tanahku yang kucintai...
    engkau kuhargai...

    BalasHapus
  29. Indonesia sebenarnya adalah SOEKARNO . . .

    BalasHapus
  30. Presiden Soekarno adalah Pemimpinku yang Sejati...

    BalasHapus
  31. COBA SBY SPT BUNG KARNO DLM MENJALANKAN POLITIK LUAR NEGRINYA..N.100% CINTA KPD RAKYAT INDONESIA DAN TEGAS DLM BERTINDAK SEHINGGA TIDAK DILECEHKAN MALAYSIA TDK DI DIKTE AMERIKA. JAYA INDONESIAKU

    BalasHapus
  32. Presiden Soekarno paling mak nyus diantara presiden2 lain di Indonesia...Merdeka !

    BalasHapus
  33. hidup soekarno....!!!!

    BalasHapus
  34. Kalo koment kaya gini kan enak ye....semua satu nusa satu bangsa.

    ini baru indonesia

    adem bener koment2nya

    BalasHapus
  35. ijin share ya :D

    BalasHapus
  36. Benar-benar seorang ahli taktik politik yang hebat. Terkadang banyak orang orang yg iri dgn kemampuannya. Sampai sekarang gak ada pemimpin yg seperti Soekarno. Merdeka

    BalasHapus
  37. SUKARNO........No Man Like This........The One

    BalasHapus
  38. Sumpah..... Bung Karno bener-bener pintar....
    out of my words................

    BalasHapus
  39. Sumpah... Bung Karno bener-bener....

    out of my words..............

    BalasHapus
  40. no man like this...........

    BalasHapus
  41. sayang sekali, untuk saat ini sangat sulit sekali mencari pemimpin pemberani seperti soekarno..
    mungkin di indonesia ini 1.ooo.ooo banding -00000,00001

    BalasHapus
  42. kalo soekarno masih ada w pasti dukung dia menjadi presiden seumur hidup

    BalasHapus
  43. Wah Kalau Dijadikan Film,Pasti Laku ni Film.dan yang jadi pemeran Utamanya Tentu BK.

    BalasHapus
  44. indonesia merindukanmu, soekarno....

    BalasHapus
  45. SOEKARNO !!!
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .MERDEKA !!!!

    BalasHapus
  46. MERDEKA ATOE MATI...

    BalasHapus
  47. KEEEERREEEEEN BUNG KARNO,,,
    DGN SGALA KEKURANG BSA MEMAKSIMALKAN KEADAAN,,,
    BANGGA SEKALI GW DENGAN SEMUA HAL YG DLAKUKAN BUNG KARNO... BAHKAN NEGARA AS PUN GA BISA AP2...

    BalasHapus
  48. yang pertama tentu yang terbaik.....HIDUP SOEKARNO.....

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails