30 September 2010

Pan-STARRS : Asteroid Berbahaya Dekati Bumi (Pertama Kalinya)

"Pan-STARRS sekarang merupakan sistem yang paling sensitif, didedikasikan untuk menemukan asteroid yang berpotensi berbahaya."


1diggdigg

Panoramic Survey Teleskop& Rapid Response System (Pan-STARRS), teleskop PS1, telah menemukan sebuah asteroid yang akan melintas 4 juta mil dari bumi pada pertengahan Oktober. Objek itu berdiameter sekitar 150 meter dan ditemukan dalam gambar yang diperoleh pada tanggal 16 September, ketika ia berada di sekitar 20 juta mil jauhnya. Ini adalah pertama kali “objek yang berpotensi berbahaya” (PHO) ditemukan oleh survei Pan-STARRS dan telah diberi sebutan “2010 ST3″.

“Walaupun objek ini tidak akan menabrak bumi dalam waktu dekat, penemuan tersebut menunjukkan bahwa Pan-STARRS sekarang merupakan sistem yang paling sensitif, didedikasikan untuk menemukan asteroid yang berpotensi berbahaya,” kata Robert Jedicke, anggota Universitas Hawaii dari Konsorsium Ilmiah PS1 , yang bekerja pada data asteroid dari teleskop. “Objek ini ditemukan ketika ia terlalu jauh untuk dideteksi oleh survei asteroid lainnya,” kata Jedicke.

Pusat Harvard-Smithsonian untuk Astrofisika merupakan mitra utama dalam Konsorsium.

Sebagian besar PHO terbesar telah dimasukkan ke dalam katalog, tetapi para ilmuwan menduga bahwa masih ada banyak lagi asteroid yang melintas di bawah satu mil yang belum ditemukan. Ini dapat menyebabkan kerusakan pada skala regional jika mereka sampai menghantam planet kita. Tumbukan semacam itu diperkirakan terjadi sekali setiap beberapa ribu tahun.

Dua gambar 2010 ST3 (dilingkari hijau) tertangkap oleh PS1 sekitar 15 menit terpisah pada malam tanggal 16 September, menunjukkan asteroid bergerak terhadap latar belakang bidang bintang dan galaksi.(Kredit: PS1SC)

Timotius Spahr, direktur Minor Planet Center (MPC), mengatakan, “Saya mengucapkan selamat pada proyek Pan-STARRS atas penemuan ini. Ini adalah bukti bahwa teleskop PS1, dengan Kamera Gigapixel dan sistem komputerisasi canggih untuk mendeteksi objek bergerak, mampu menemukan benda-benda yang berpotensi berbahaya yang tidak pernah ditemukan oleh yang lain.” MPC, yang berlokasi di Cambridge, Mass., telah ditetapkan oleh Persatuan Astronomi Internasional pada tahun 1947 untuk mengumpulkan dan menyebarluaskan pengukuran posisi pada asteroid dan komet, untuk mengkonfirmasi penemuan mereka, dan untuk memberi objek-objek itu sebutan awal.

Observatorium Panoramic Survey Teleskop & Rapid Response System (Pan-STARRS) PS1 yang berlokasi di Hawaii, teleskop super canggih yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan asteroid yang berpotensi berbahaya.

Pan-STARRS diharapkan bisa menemukan puluhan ribu asteroid baru setiap tahun dengan ketepatan yang cukup untuk secara akurat bisa dihitung orbitnya mengelilingi matahari. Setiap objek yang cukup besar, yang terlihat mungkin mendekati Bumi dalam 50 tahun ke depan atau lebih, akan diberi label “berpotensi berbahaya” dan secara hati-hati akan terus dipantau. Para ahli di NASA percaya bahwa, memberikan peringatan beberapa tahun sebelumnya, memungkinkan pengaturan misi ruang angkasa untuk menangkis setiap asteroid yang ditemukan berada di jalur tabrakan dengan Bumi.

Pan-STARRS memiliki tujuan yang lebih luas. PS1 dan saudaranya yang lebih besar, PS4, yang akan beroperasi nanti dalam dekade ini, diharapkan bisa menemukan satu juta atau lebih asteroid secara total, bahkan pada target yang lebih jauh lagi, seperti bintang variabel, supernova, dan semburan misterius dari galaksi yang berada di lebih dari setengah alam semesta. PS1 telah beroperasi secara penuh pada bulan Juni 2010 lalu.

2 komentar:

  1. Tenang saja, BeLanda masih jauh..

    BalasHapus
  2. belanda??ganja ganjaaaaa

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails