21 September 2010

Tak Perawan, Tak Bisa Sekolah???


JAMBI -- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Bambang Bayu Suseno, mengeluarkan wacana kontroversial soal penerimaan siswa baru (PSB) sekolah negeri di Jambi. Yakni, tes keperawanan bagi siswa lulusan SD-SMA. Jika tak lulus tes, alias tak perawan, seorang gadis tak bisa melanjutkan sekolah. Nah?

"Idenya sederhana. Bagi yang punya anak gadis, tentu takut anak-anaknya "dirusak" sebelum waktunya. Makanya, dengan tes keperawanan sebelum melanjutkan sekolah, anak-anak gadis otomatis bisa menjaga sendiri kehormatannya," beber Bambang Bayu Suseno, beberapa waktu lalu.

Kemarin (19/9), Bambang kembali mengulang wacana itu. Tampaknya dia serius. Saking seriusnya, dia siap mengajak berbagai pihak untuk mendiskusikan wacana tersebut, yang, katanya, bakal dituangkan dalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) Provinsi Jambi gagasan Komisi IV.

"Kalau perlu kita buat diskusi, semua boleh kasih pendapat. Memang kontroversial, tapi tujuannya kan baik, menjaga moral anak-anak kita," jelasnya.

Bambang berpendapat, jika siswa yang terlanjur sudah menikah dilarang bersekolah di sekolah negeri, kenapa siswa yang tak perawan masih boleh bersekolah. Padahal, prakteknya hampir sama, siswi bersangkutan posisinya bukan lagi sebagai seorang gadis. Dasar hukumnya memang belum dipelajari lebih jauh oleh Bambang.

Aswan Zahari, Ketua Komisi IV, secara tidak langsung memberi dukungan atas wacana tes perawan pada PSB tersebut. Namun, Aswan terkesan enggan bicara banyak. "Perlu dibahas," jelas Aswan, beberapa waktu lalu.

Menurut Bambang, selama ini pergaulan anak-anak remaja di Jambi kian memprihatinkan. Kedekatan lawan jenis semakin sulit diawasi orang tua. Pacaran yang menjurus ke arah eksploitasi seksual, dikhawatirkan sudah terjadi. Kondisi ini, tentunya membuat semua orang tua yang memiliki anak gadis, bakal cemas setengah mati. "Seperti saya, semua anak saya perempuan," ujar polisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, lagi.

Dinilainya, pengawasan sekolah, orang tua, sangat lemah terhadap pergaulan remaja saat ini. Makanya, tak ada pilihan lain selain menyerahkan pengawasan sepenuhnya kepada anak itu sendiri. Dari sana lah, muncul ide pembuatan ranperda tes keperawanan pada PSB.

Dengan tes keperawanan membayangi, tiap anak gadis secara otomatis bakal menjaga kegadisannya dengan sendiri. Dia tak mudah dipengaruh, tak mudah dibujuk dan tak mudah menyerahkan diri kepada pacar, teman atau pihak lain yang mencari keuntungan dari anak usia belasan.
"Sebab, kalau nanti dites, dan ternyata dia tidak perawan lagi, langsung dinyatakan tak bisa melanjutkan ke sekolah," jelasnya.

Prakteknya nanti, siswi lulusan SD yang akan meneruskan pendidikan ke SMP, akan diterapkan tes keperawanan. Begitu pun lulusan SMP menuju SMA dan SMA menuju perguruan tinggi, semua harus lewat penjaringan tes keperawanan.

Akankah berlaku dalam waktu dekat" Soal ini, Bambang juga sudah mempunyai pemikiran antisipasi. Katanya, tes keperawanan pada PSB itu belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Perlu sosialisasi dan pelaksanaan yang bertahap.

Misalnya, tahun ini diterapkan untuk SD masuk SMP, "kalau anak-anak kan tak terlalu mengkhawatirkan, jadi bisa langsung diterapkan," jelasnya.

Tahun berikut, baru dilanjutkan SMP masuk SMA dan SMA masuk PT. Secara garis besar, wacana ini memang perlu dibahas lebih dalam lagi. Aturan-aturan yang dibuat nanti, harus tidak bertentangan dengan undang-undang. Jika ranperda tes keperawanan pada PSB bisa ditelurkan Jambi, sudah pasti Jambi bakal jadi provinsi yang pertama punya peraturan seperti itu. "Intinya, perlu didiskusikan lagi," jelasnya.

Terpisah, Sudirman, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi, sempat mengemukakan beberapa pandangan soal wacana itu. Menurut Sudirman, ranperda tes keperawanan pada PSB, kemungkinan bisa melanggar hak azasi manusia. Selain itu, ada beberapa peraturan perundang-undangan yang juga dilanggar. Seperti undang-undang pendidikan.

"Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan, ini amanat undang-undang loh. Jadi, siapapun, baik perawan atau tidak, berhak bersekolah," beber Sudirman, beberapa hari lalu.

Meski begitu, Sudirman tetap memberi peluang wacana itu berkembang. Apalagi, perda inisiatif adalah hak dari anggota dewan. "Tapi perlu dipelajari lagi lah, walaupun tujuannya bagus," jelasnya.
Sementara, Sulaiman Abdullah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jambi, ketika dikonfirmasi soal wacana pembuatan ranperda itu, langsung menyambut baik. Katanya, moral remaja memang perlu dipelihara.

Tes keperawanan pada seleksi masuk sekolah, bisa saja diterapkan. Dan perda yang mengatur itu, boleh saja dirancang, "asal tidak melanggar aturan yang ada," tandasnya.

Sumber : http://metronews.fajar.co.id/read/105271/10/tak-perawan-tak-bisa-sekolah

44 komentar:

  1. bagus ni..
    biar masa depan g suram..

    BalasHapus
  2. enak yang cowok donk??

    BalasHapus
  3. agar adil. anak COWOK jg hrs dites "keperjakaan"

    BalasHapus
  4. anak muda harus di bantu dengan ilmu. Agar cerah masa depanya. Bukan menghukum..............

    BalasHapus
  5. anak mencontoh orang tua, rakyat mencontoh pejabatnya, jadi kalau rakyatnya rusak yang pejabatnya tentu lebih "rusak"...he...he

    BalasHapus
  6. nah tu buat yg perempuan, yg laki-laki gimana tes nya? kok yg di tes cm perempuan doang, cowok yg tak perjaka lg tar g boleh sekolah jg dong kl peraturan ini diresmikan biar adil buat laki-laki n perempuan.

    BalasHapus
  7. DISKRIMINATIF sedangkan media porno gampang di akses

    BalasHapus
  8. itu sihhh diskriminatif namanya,,,,
    seandainya satu negara wanita nya uda tak lagi perawan,,,berarti semua wanita di negara tersebut tak sekolah dong,,,,
    dan percuma dongg,,,,ibu kartini,,,,,

    BalasHapus
  9. Oalah,.. wacana/usulan yang menunjukkan keterbatasan otak, sangat tidak kreatif...

    BalasHapus
  10. Permasalahan : Banyak anak2 remaja & masa sekolah/kuliah yang enggak perawan

    Solusi : Tes keperawanan? gak Manusiawi banget..

    Justru pendidikan itu wajib hukum nya sampe tua! Pendidikan itu sifatnya inklusif. Bukan ekslusif bagi orang2 yg suci saja. Kalo gitu cara nya orang2 yg udah kotor/terjerumus gak bakal ada yang tobat.

    BalasHapus
  11. yg lebih manusiawi: nikah kan anak-anak sejak dini (mungkin usia SMP ato SMA). Wajib kan kontrasepsi sebelum anak2 tsb menginjak umur 20-an. Mungkin umur 25 tahun anak2 tsb dapat diperbolehkan memiliki bayi.

    BalasHapus
  12. jangan di Jambi aja ? Klo bisa di Seluruh Indonesia !!!!
    Salut gw ma Wacana ini !!!

    BalasHapus
  13. SAMA SEKALI NGGA SETUJU !
    Keperawanan hilang bukan harena having sex aja.
    Masih ada faktor lain.

    Ga adil dong bagi yang hilang virginitas nya bukan karena having sex?

    Ga ada alternatif lain apa, selain ini.
    Sedangkan yang cowok ? Lewat aja ?

    BalasHapus
  14. Some stupid opinion from our legislator.
    Ga ngerti ane kenapa semua orang tergila2 untuk menjatuhkan perempuan dengan membuat peraturan diskriminatif. Kalau mau gampangnya seh buat peraturan buat siapapun yang melakukan perkosaan dihukum minimal 25 tahun penjara, dijamin tak ada yang berani macam2. Dasar anggota DPR gilalalalalalalalaa..........

    BalasHapus
  15. emank gmn cara pasti untuk mengetahui seseorang itu perawan maupun perjaka??

    kl cewq: pd saat melakukan ML ntu harus berdarah barulah dia disebut perawan... (BELUM TENTU BOSS)

    kl cowq: gmn pula tuh cara mengetahuinya?? lutut nya dipukul, suaranya nyaring atau tidak??
    (BELUM TENTU JUGA BOSS)..

    BalasHapus
  16. artikel yg tidak mendidik....usulan pejabat jika diterima,gw doakan anak perempuan pejabat tersebut diperkosa ama org lain..biar kena batunya...

    BalasHapus
  17. wah bagus tuh, lanjutin ja ke seluruh indonesia...!!!
    q dukung 10000000000000000%%%%%%%%%

    BalasHapus
  18. ga bermutu....ga adil buat cwek...yg namanya ilmu dan pendidikan itu ga boleh dibatasi hanya krn keperawanan semata...payah!!!

    BalasHapus
  19. Niat ny bgs Pak...tp efek buruk ny jg bgsssssssss...bgt Pak...kesian donk mrk klo dh gk perawan lg gk bs sklh trs ms depan merka gmana???..hati2 ntr malah jd bumerang buat dr sendiri....soal moral anak2 skrg gk lepas jg dr ortu n kluarga yg harus lebih byk membrikan bimbingan n perhatian buat anak2ny biar gk trlalu bebas...

    BalasHapus
  20. tidak semua cewe perawan itu akibat dari pergaulan bebas.ini benar2 tdk adil.bagaiman jika cewe itu korban dari pemerkosaan ?????????????

    BalasHapus
  21. Pak DPr klu mau cari perawan jadi gampang, tinggal nongkrong si sekolah negri, gk usah jauh jauh kepelosok cari perawan.. dasar bejad.

    BalasHapus
  22. Semua Yang komentar diatas dah pada gak perawan ya....? kwkwkwkwkwk..peace

    BalasHapus
  23. gak masuk di akal..

    BalasHapus
  24. Hebat sekali anggota DPR ini, benar-benar memikirkan masa depan bangsa dengan proses pembodohan yang sistematik. Jangan-jangan setelah perempuan itu tidak sekolah, jadi bodoh, terus mau dijadikan gundik dia lagi. Atau malah dijadikan pelacur untuk menambah pendapatan daerahnya sekalian mendapatkan daun muda.

    BalasHapus
  25. salah besar tu orang yang anggap cewe hilang perawan karena free sex SALAH BANGET
    wanita hilang keperawanan bisa dari bersepedah kenapa begitu karena selaput dara wanita indonesia/Asia itu sangat tipis

    kalo cowo di liat dari apanya y ? sepertinya susah deh wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  26. ckckckckck...repet2 mikiran perawan atau ga perawan...cba mikirin yg lebih penting supaya pendidikan di negara kita lebih maju...
    toh bukan rahasia lagi,bahwa banyak gadis2 SMP n SMU mnjadi PSK bagi kaum pejabat...
    ga usah munafik dh....
    pikirin tu anak2 terlantar yg ga bisa sekolah,bukan mikiran hal bgni,ga adil bwt kaum perempuan...

    BalasHapus
  27. Gimana kalo rencana peraturannya dibalik...???
    hanya mereka yang perjaka/perawan yang boleh jadi anggota dewan...
    wkwkwkwkwk....., biar aneh sekalian...

    BalasHapus
  28. uhmmm ... mgkn temen kita si Bayu Suseno ini kerjaannya maen poker sambil boker sembarangan ... kurang makan makanan bergizi ... sukanya makan makanan instant, jadi mikirnya pun instan ...
    Kita tau bhw kaum hawa ga perawan tidak semua krn pergaulan bebas tapi bisa jg krn aktivitas2 spt olahraga. Kalo pun krn pergaulan bebas, bknkah itu krn kurangnya pendidikan? Lha ini bukannya dikasih pendidikan, malah nggak boleh memperoleh pendidikan ...
    Bos Bayu, ide Anda sangat cemerlang bahkan saya salut krn saking cemerlangnya ... cemerlang dalam hal IDE BODOH dan IDIOT ...
    Anda itu salah satu wakil yg harus tau gimana mengayomi yg Anda wakili di DPRD ...
    Saran saya, banyak2lah makan tahu tempe dan krupuk ...

    BalasHapus
  29. itulah KEBODOHAN indonesia makanya gak maju2 bikir aturan kok kyk gt? lha anggota dpr nya aj tukang melahap cewek kok para korbannya malah gak boleh sekolah? semoga Tuhan mengutuk indonesia!

    BalasHapus
  30. Bagus tUh...
    saya suka fikirannya ... Jika sudah tak perawan untuk apa diterima... kalau kuliah iyalah...
    Ini juga demi masa depan Kaum Ibu Kartini Indonesia ... Kaum wanita jadi lebih memperhatikan saol ini dan tidak mudah untuk diajak pacarnya untuk berhubungan intim.

    BalasHapus
  31. Para comenttatro : ini bukan masalah ide bodoh atau idiotnya tapi ini baik untuk bangsa... bukan berarti ga' adil juga ... lau wanita itu udh ga' perawan kn lbh baik d kawin kn... trus biar wanita lbh waspda ... jadi semua pelajar indonesia perjaka 'n perawan... klau untuk cow kaya'x susah...

    BalasHapus
  32. lama2 indonesia kayak Arab neh...iiiiiiih

    BalasHapus
  33. bisa jadi lahan korupsi nih....

    BalasHapus
  34. hmm klo pas di tes perawan masuk, abis msk skul ud boleh ga perawan???

    BalasHapus
  35. 7 bngt...puas....puas...puas....puas...jaga harga diri tp yang test ciapa ya....

    BalasHapus
  36. Yg cowok gimana? Tes keperjakaan jg dong.... Utk cewek, kasian jg bagi yg pernah jd korban perkosaan, atau pun punya selaput dara yg tipis hingga ga sengaja kecelakaan saat jatuh, misalnya.
    Sadis juga peraturan ini, krn bisa menutup potensi orang.

    BalasHapus
  37. curang bgt..semua orang pasti punya masa lalu dan pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya......enakan yang cowok2....harusnya ada ter keperjakaan juga.....

    BalasHapus
  38. coba di investigasi dulu :
    ANAKNYA BAYU ITU MASIH PERAWAN / PERJAKA ga ?

    BalasHapus
  39. Saran yang bagus dan patut didukung.

    Pasti orang orang Malaysia akan berduyun duyun berlibur ke Indonesia dan ini sangat menguntungkan Indonesia.

    Tempat yang banyak dikunjungi ialah sekolah dan perguruan tinggi (SMP, SD, SMA).

    Betul, betul, betul!

    BalasHapus
  40. jangan main hakim,,semua anak indonesia pny hak tuk sekplah,,,jadi ap slhnya kt cba jk yg g virgin blh sekolh,,klu g gt gy mn kt bisa merubah nasib negara kita,,

    BalasHapus
  41. Parah.

    Sekolah sekolah pada kosong. Artinya apa?

    Semua dah tidak perawan!

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails