11 Mei 2012

Anak Indigo Melihat Ada Korban Selamat Kecelakaan Sukhoi


Ini kasus pesawat Sukhoi yang jatuh itu. Bagi banyak orang barangkali anak indigo yang memiliki kemampuan melihat peristiwa lebih tajam masih dianggap aneh. Tapi, realitasnya ada beberapa anak yang mengaku mampu melihat sesuatu dengan firasat yang tajam.

Salah satunya adalah Hamdani, 21, yang mengaku menyebar pesan dalam Blackberry Messenger berisi bahwa ia telah melihat dua korban pesawat Sukhoi yang masih hidup.

"Saya melihat itu pas malam kejadian (Rabu, 9/5). Kan sore kemarin kejadian hilangnya pesawat," tutur remaja yang pernah tampil di acara Indigo Trans itu kepada Mediaindonesia.com, Kamis (10/5).

Ia mengaku melihat itu bersama adiknya, Septiandi, 18. Bahkan, adiknya melihat yang masih hidup itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Keduanya selalu bersama di hutan.

"Kami mau membantu untuk naik helikopter bersama Tim SAR kalau mau. Tapi kami membutuhkan satu lagi seorang teman seperti kami yakni seorang ibu untuk mem-back up kalau ada apa-apa."

Dani dan adiknya juga 'melihat' bahwa ada beberapa penumpang di bangkai kapal yang berada antara hidup dan mati. "Kalau kita cepat mungkin bisa terselamatkan," tuturnya.

Sekali lagi, percaya atau tidak terserah kita semua.



sumber

30 komentar:

  1. hmmm...

    mulai di sambung sambungkan dengan mistis nih...

    ckckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak indigo...???
      aah mereka cuma anak yang imajinasi nya masih kuat doank..

      Hapus
  2. biasa laah indonesia......apa apa mistis,,angker,,,,,ga sekalian aja itu kerajaan setaaan ga bolehh lewaaaat

    BalasHapus
  3. jadi inget.. di Amrik sono, seekor anjing yang lagi kejebak banjir, dengan sigap diselamatkan dengan heli... kalo di Indo, belum tentu, liat dulu warga sipil, orang kaya, atau orang penting...

    kalo yang jatoh presiden, pasti semua heli dan paskhas dikerahkan, kalo orang penting, heli dikerahkan sehari sesudahnya, kalo orang biasa, jangankan heli, pake jalur daratpun nunggu kalo hujan dah reda...yang dulunya hidup dan masih bisa berdiri tegap, stl 3 hari ya jelas dah mati, apalagi kena hipothermia, ditambah susahnya nyari makan.

    di Indonesia, semuanya bisa beda!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup betul, cuma di indo nyawa harganya murah.. parah2

      Hapus
    2. nyawa ???
      hukum malah lebih murah lagi disini !

      Hapus
    3. jangan di samain negara yg maju dengan semua kelengkapannya dengan negara kita

      Hapus
  4. wkwkwkwk..betul betull

    yahh tapi sangat di sayangkan yang di dalam pesawat itu hanya warga sipil biasa jadi pencarian korban hanya 'sekedar' mencari saja,,coba saja ada 1 pejabat/org pnting yang ada di pesawat tersebut

    BalasHapus
  5. kmarin malem juga di teks berjalan di metro dikatakan salah satu tentara penolong, mendengar ada suara wanita minta tolong, mudah2an masih ada yang selamat dari kecelakaan ini.

    BalasHapus
  6. Ha ha ha Begitulah nasib anak negeri yang tercinta ini.

    BalasHapus
  7. http://www.tempo.co/read/news/2012/05/11/173403308

    BalasHapus
  8. numpang promosi biar terkenal

    BalasHapus
  9. Lokasi kecelakaan ditemukan setelah 18 jam pesawat kehilangan kontak. Harusnya selama 18 jam itu semua elemen yg berkompeten sudah siap. tinggal berangkat. Apalagi SAR punya helikopter. harusnya cepat. Tapi hari kedua pun belum siap, dasar profesional! Hari ketiga baru berhasil mencapai lokasi. Hari keempat baru pake vertical rescue. NALAR AJA LAH, KALO ADA YG IDUP WAKTU KECELAKAAN, YA JADI MATI KARENA KELAMAAN!!! Harusnya pemerintah minta maaf sama keluarga korban. Dan bukan hanya kata2 hiburan dan belasungkawa saja. BASI!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. gua juga berfikiran sama gan!!

      coba saja lihat pada saat ada hari khusus SAR / pada saat ulang tahun TNI bbUUiiHHH semua pasukan terlihat profesional memperlihatkan aksi nya mulai dari menyelamatkan semua korban yg terluka ampe membunuh pnjahat" nya sekaligus,pkoknya smua aksi nya terlihat seperti SWAT nya Amerika banget lahhh.

      Tetapi nyata nya apa coba!,mereka hanya bisa aksi DOANK!! menyelamatkan SETENGAH jumlah korban dalam satu pesawat saja butuh waktu 1 minggu..


      GUA JADI RAGU TTG SURVEI YG MENGATAKAN BAHWA INDONESIA MASUK 20 BESAR DENGAN KUALITAS MILITER TERBAIK DI DUNIA!?

      Hapus
    2. kalo ngomong siapa saja bisa gan..anak TK juga bisa..coba turun ke TKP sendiri ane jamin seminggu disana ente koit. !!!!!!!!!!!

      Hapus
    3. tim penyelamat kog takut sama cuaca....
      di emang di gunung bisa banjir walaupun hujan lebat??????
      kalo SD dulu sih diajarin air mengalir dari tempat tinggi ke tem[at yg rendah....
      aku sih percaya2 aja sama indigo, tapi ya itu tadi malah kasihan yg masih hidup, malah mati pelan2 kan...

      Hapus
  10. perasaan utk rescue itu kerjaannya SAR, bukan kerjaannya militer ! kalaupun ada peran militer disana....itu sebatas under komando atau setara BKO

    lalu....kenapa militer dipersalahkan ?........apakah memang mudah buat TS ( diatas saya ) utk melakukan :
    1. path tracing utk gunung dengan segala varian medannya ?

    2. air evacuation trtm dengan kemiringan area over 60 derajat ?

    3. kendali cuaca jam per jam ?


    lain kali kalo mo bikin statement proporsional dunk...biar gak dianggap sok tau.

    3.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju... harusnya kita mendukung bukan membuat statement yang tidak jelas

      Hapus
    2. dasar b*doh.. (Anonim 14 Mei 2012 09:45)
      untuk apa coba dibuat SAR kalo melakukan 3 hal yg anda sebutkan di atas tidak mudah untuk dilakukan mereka?,,SAR dibuat memang slah satu nya untuk rescue,dan mereka haruslah ahli dalam bidang penyelamatan!

      1 lagi anda bilang tidak ada militer disana yang bekerja rescue,,menurut saya anda lah yang sok tau!,,beberapa militer terlihat bekerja sebagai rescue disana.


      saya tidak menyalahkan militer,hanya sangat kecewa terhadap cara mereka menyelesaikan masalah..SAR,TNI,dsb haruslah lebih mengetahui struktur geografis dari setiap kepulauan di indonesia,sehingga tidak ada lagi alasan terhambatnya rescue karena faktor cuaca atau lokasi pesawat susah dijangkau..

      BEGITU LOH BOCAH (Anonim14 Mei 2012 09:45),(Anonim14 Mei 2012 14:31)

      Hapus
    3. dear anonim 15 mei 2012 13:41

      Dimaklum aja bocah itu bilang begitu....karena mereka masih hijau dan beda jauh dengan pendapat anda yang jauh lebih PINTAR untuk soal itu ( sehingga berhak menyebut mereka BODOH plus tanda asterisk biar sopan maksudnya )....namun akan masuk akal buat saya bila membaca tulisan awal si bocah itu dengan istilah ( yang sebenarnya kurang tepat juga) yaitu setara BKO. Artinya begini....kalau masalh jobdesk....jelas itu SAR punya, tapi kalau kurang sumber daya....maka peran militer disana bisa masuk akal.

      masalah militer lebih menguasai medan dalam konteks rescue sekarang...itu hanya masalah SDM saja tapi saya maklum dengan kekecewaan anda terhadap kinerja SAR. begitupun bila dikembangkan kekecewaan anda seputar sistem rescue yang ada.....mungkin ada ide cemerlang anda yang jauh lebih PINTAR dan LEBIH awas matanya ( sampe bisa liat militer bekerja disana dimana orang satu negara juga berpendapat sama ) utk tupoksi atau SOP SAR khusus untuk indonesia ?

      terakhir....anonim tanggal yang sama pd jam 14:31....menurut saya....dia tidak lebih PINTAR dari anda tapi jauh lebih BIJAKSANA dari anda

      Hapus
    4. SAR kan save n rescue.... harus menyelamatkan, bkn skedar menemukan korban, gw setuju dgn anonim yg mempertanyakan kinerja SAR. lamban... paling tidak MEREKA HARUS BERGERAK CEPAT, masalah korban kemudian tdk terselematkan adalah masalah yg lain. tp gmn mereka mau mnyelamatkan kalo lamban begitu. pake istilah2 yg muluk2 path tracking dll... intinya begitu ente masuk SAR, hrs ada tanggung jawab. BERGERAK CEPAT! KRN BISA JADI ADA YG BISA DISELAMATKAN! kalo mau lamban masuk aja pramuka! jadi jgn pake alasan apalagi pake istilah2 yg orang awam puyeng. intinya BERGERAK CEPAT DAN SELAMATKAN.. kalo ga bisa , jgn masuk SAR, kasih aja kesempatan itu pada org lain!

      Hapus
  11. malah bertengkar,cobaa gtu bantu doa biar cepet ketemu semua...

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, Gan !
      too much bacot will burden them !

      Hapus
  12. ya elah ni komentator nya, bantuin juga nggak malah brantem. ya beginilah indonesia, sama aja kaya pemimpin nya, mulut nya doang yg berkoar tindakan nya gak ada.

    BalasHapus
  13. harusnya kita berterimakasih sama tim SAR, TNI dll nya bukannya malah menghujat. Coba kalo tidak ada mereka, siapa yg mau nolong korban kecelakaan,, ckckckck

    BalasHapus
    Balasan
    1. SAR kurang memuaskan.....tapi ini masih lebih baik !

      Hapus
    2. tempat mereka pasti ada yg gantiin (walaupun mgkn dgn nama yg lain). yg jelas ketika sdh masuk SAR jgn byk alasan utk menutupi kelemahannya yg lamban.
      contohnya spt ini loh.. ketika anda masuk misalnya pemadam kebakaran, anda hrs cepat berada di lokasi, itu yg pertama. bila kemudian api tdk berhasil dipadamkan, itu maslah lain lg. tp bagaimana api bisa dipadamkan bila datang ke lokasi aja lelet. jgn byk alasan ban bocor, selang mampet atau istilah2 lainnya spt cuaca, macet dll.. ga boleh alasan spt itu, itu hrs dipecahkan sendiri karena itulah pemadam kebakaran dibentuk, utk memikirkan cara dan tekniknya. jadi intinya CEPAT BERADA DI LOKASI DAN PADAMKAN.
      seperti itu pula lah SAR... Cepat ke lokasi dan selamatkan. kalo ga, apa bedanya dgn orang yg bukan SAR. Kalo ada maslah ya pecahkan. jgn alasan cuaca hujan tdk mendukung, ntar kalo panas, alasannya kepanasan lg. kor CENGENG... korban yg mgkn selamat (barangkali berdoa agar dimatiin aja) daripada kelaparan dan tidak berdaya di hutan. justru ketika cuaca tdk mendukung itulah, hrs lebih cepat bergerak, krn korban pasti lebih menderita !

      Hapus
  14. -sekedar ingin mengapresiasi-
    meskipun saya bukan keluarga korban Ssj100, teetapi saya ingin menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh tim gabungan baik dari TNI, Polri, Basarnas, PMI, Wanadri, Mapela, dan seluruhnya yang terlibat.
    Meskipun para korban telah dinyatakan menunggal tapi semoga proses pencarian yang telah kalian lakukan (meskipun sebenarnya telah menjadi tugas dan tanggung jawab) menjadi amal baik dan menjadi inspirasi bagi orang lain.

    BalasHapus
  15. ini kelebihan yang kalau di pakai secera beanr akan berdampak luar biasa, dan untuk kasus di atas mau percaya atau tidak, tapi yang penting dilakukan dulu.
    jika salah toh gak ada tuginya, tapi kalau benar, maka 1 atau lebih nyawa telah terselamatkan

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails