21 Maret 2012

Andy Lau Kalah Dari Aktor Indonesia Donny Damara Di Asian Film Awards 2012


Film-film Indonesia semakin hari semakin mampu membuktikan dengan ‘unjuk gigi’ di berbagai festival film Internasional.

Setelah The Raid yang sukses ditayangkan di berbagai Festival (Sundance, Toronto, sampai SXSW di Texas) dan memenangkan Penghargaan tertinggi di Toronto, kini kabar membanggakan hadir dari film Indonesia lainnya yang berjudul Lovely Man.

Lewat film Lovely Man ini, Aktor Donny Damara berhasil memenangkan penghargaa Aktor terbaik di Asian Film Awards yang baru saja digelar lusa kemarin (19/3).

Donny Damara sepertinya boleh berbangga hati, sebab kemenangannya ini sekaligus berhasil mengungguli Aktor besar Hongkong yang sudah sangat dikenal diseluruh dunia yaitu Andy Lau.

Andy Lau yang berakting bagus di film A Simple Life ternyata tidak mampu membuat Juri menyerahkan Piala Aktor terbaik kepadanya, dan lebih memilih menyerahkan Piala bergengsi tersebut karena terpukau dengan akting luar biasa dari Donny Damara yang berperan sebagai seorang Waria di film arahan Teddy Soeriaatmadja tersebut.



Film ini sebelumnya sudah pernah tayang di Indonesia melalui Festival film khusus Gay/lesbian/Transsexual yaitu Q! Film Festival tahun lalu dan mendapat sambutan yang sangat baik dari penonton.

Selamat untuk Donny Damara! Trailer Lovely Man bisa disaksikan berikut :




sumber

17 komentar:

  1. gini baru yg namanya prestasi...jgn melulu hantu2an & film2 ga mutu yg nonjolin pornografi n pornoaksi,ngandelin paha ma dada doank...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mata mu prestasi, lu gak ngerti kali ye, knapa dibalik pemberian penghargaan itu, jelas tu bakal menghancurkan generasi bangsa, biar kaum gay n lesbi di negara tercinta ini di akui yang nota bene budaya kita dari jamn nenek moyang gak kenal budaya seperti itu bro, tu propaganda n kelicikan kaum yahudi, sadar men, sblum engkau di sadarkan, ok bro

      Hapus
    2. just a movie bro

      Hapus
    3. YANG KEDUA DI ATAS SAYA,...
      SAYA YAKIN, SEMUA YANG KOMEN DI SINI PASTI TAU KALO KAMU ITU ORANGNYA BERPEMIKIRAN SEMPIT,...

      Hapus
    4. @Anonim Mar 22, 2012 09:53 PM

      yg penting jgn meniru gay nya, kita menilai jangan dari satu sudut pandang, jgn ngeliat dari sisi peran dy, tapi liat juga dari segi prestasi dan skill dy untuk bermain film, dan di dunia nyata dy bukan gay kok :)

      Hapus
    5. anonim yang nomor dua diatas saya,bukan mau membela, saya juga yakin anonim no 2 diatas anda bukan orang yang berfikiran sempit, malah saya kira fikirannya lebih luas dari saudara, karena dia dapat berkoment dan memberikan masukan yang baik untuk kedepannya bagi kita semua, memang benar adanya skarang budaya timur yang kita punya sudah hampir punah akibat di kikis oleh budaya luar yang smakin merajalela waspadalah!!!!, sedangkan anda komentnya gak ada, gmana tuh

      Hapus
    6. orang orang tolol lagi berdebat

      Hapus
    7. berdebat untuk kebaikan ga apa2 mas, berrarti lebih tolol yang ga berdebat n koment, setujuuuuu, angkat tangan

      Hapus
    8. hadeuuuuuuuuuhhhhh.......

      Hapus
    9. wah yang diatas udah mulai pening, ntr lagi muntah kali wkkkkk, jernihkan pikiran mari debat lagii

      Hapus
  2. kerennn... selamat yaa buat sang aktor..

    BalasHapus
  3. wah jempol deh buat film yang satu ini...

    BalasHapus
  4. selamat baut perfilm'n indonesia yng sdah mampu membuktikan prestasinya dimata dunia.
    dan salau ke pada dony darma yang sudah memenangkan piala bergensi dunia.

    semoga bisa mempertahannkan prestasi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. dony damara bos...

      haha

      Hapus
  5. nih film buat gay and lesbi doang khusus maho kali kan orng yahudi pda maho and lesbi ih jijik...............

    BalasHapus
  6. gak ada jalan cerita yang lain ya buat dapet tuh piala...malah jd bencong ......malllluuuuuuuuu.....

    BalasHapus
  7. Sebaiknya kita hrs acungi jempol prestasi film indo.Salut utk donny damara yg bs mengalahkan aktor kawakan andy lau yg sdh tdk diragukan lg kualitas aktingnya.Kita jangan cuma melihat alur ceritanya tp kualitas akting dr pemerannya.Memerankan mjd seorang transgender itu tdk gampang hrs benar2 total dlm mendalami karakter peran tsb.Dan sebaiknya jangan bw nama agama krn itu sangat sensitif.Yg perlu dilakukan adalah tetap menempatkan mrk sm spt mns lainnya & berusaha menyadarkan perilaku mrk yg menyimpang.Janganlah mengadili & menghakimi mrk.

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails