12 April 2010

Keanehan Yang Terjadi Saat Perang Di Gaza

Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.
http://arabisraelireconciliation.files.wordpress.com/2009/02/gaza-foundation-for-arab-israeli-reconciliations.jpg
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. ***


Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.


SuaraTak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel

Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).


Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).***

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus,” katanya kepada islamonline.net (2/2/ 2009).

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka,” ungkapnya.

108 komentar:

  1. Subhanallah, inilah kebenaran Janji Allah.untuk memenangkan Agama ini meski org kafir tdk menyukainya. Gaza ad/ bumi yg tlh dipilih utk para syuhada

    BalasHapus
  2. ALLAHU AKBAR !!!

    BalasHapus
  3. barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menurunkan pertolongannya.
    SALAM JIHAD untuk warga Palestina, ALLAHU AKBAR..

    BalasHapus
  4. SUBHANALLAH....!!!!!
    ALLAHU AKBAR.....!!!!!!!

    BalasHapus
  5. ALLAHU AKBAR YA ALLAH ENGKAU MAHA TAU SEGALANYA...
    LINDUNGILAH SAUDARA-SAUDARA KAMI:)

    BalasHapus
  6. Allah akbar Allah maha besar semua bisa terjadi karena Allah tau siapa yang berjalan di jalan Allah akan di kuat kan jika ALLAH MENHENDAKI SEKARANG MAKA TERJADILAH "Innamaa amruhu idza araada syai aan ayyaqula lahu kun fayakun." ... ALLAH AKBAR SALAM JIHAD NKRI

    BalasHapus
  7. sungguh bahagia orang2 yang syahid dijalan Mu, iri hati ini mendengarnya...................
    saat tubuh2 musuhmu membusuk bak bangkai binatang yg tiada berguna..
    tubuhmu harum semerbak bak bunga kasturi..tiada ke indahan yg paling indah didunia selain syahid dijalan MU...akan aku mendapatkannya?

    BalasHapus
  8. Inilha jihad sesungguhnya!!!!Subhanallah....

    BalasHapus
  9. Subhanallah,,
    Allah selalu menepati janjiNya pada orang-orang yang ada dijalanNya,,

    BalasHapus
  10. Allah maha besar segalanya sudah ada di tanganNYA kita hanya bisa berdo'a untuk keselamatan saudara kita "Palestina"

    BalasHapus
  11. Assalamualaikum
    Izin Copas Akhi

    Syukron

    BalasHapus
  12. asalamualaikum
    maap izin copas akhi,untuk pencerahan temen saya yang moslem tapi gak terketuk hatinya melihat pnderitaan moslem2 yang ada di gaza

    BalasHapus
  13. allah maha kuasa... allah maha menepati janji

    BalasHapus
  14. BUKAN HANYA DI GAZA MUJIZAT TERJADI..TEMEN SAYA YANG BERGABUNG DI MER-C WAKTU DI POSO JUGA MELIHAT PASUKAN BERKUDA DAN BERJUBAH PUTIH IKUT BERJUANG DENGAN SAUDARA2 MUSLIM KITA

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul itu..... pokoknya slma kafir terus menyerang Islam dimanapun berada mka Allah bersama mereka orang2 Islam,.. dg kuasaNYA.

      Hapus
  15. jeanny anastasya3 Juni 2010 pukul 19.13

    Subhanallah,, merinding hati ini baca berita di atas.. Semoga mereka yg tewas dlm peperangan di Palestina, disyahidkan dan dijadikan para syuhada.. Subhanallah, Allahuakbar, saya iri sama mereka..

    BalasHapus
  16. Allahu Akbar........aku ingin syahid ya Allah....

    BalasHapus
  17. SUBHANALLAH, ALLAHU AKBAR :)

    BalasHapus
  18. mari kita jihad dai lingkungan kita agar kelak kita menjadi orang syahid seperti orang palestina

    BalasHapus
  19. wajib dibaca oleh para teroris di manapun.. karena ini adalah jihad yang sebenarnya membela jalan Allah, bukannya membunuh atau mengebom orang-orang tak berdosa..

    BalasHapus
  20. allah hu akbar, memang allah paling berkuasa atas segalanya

    BalasHapus
  21. subhana allah..maha besar kekuasaan allah..semoga para kaum zahudi yang menzolili kaum muslimin yang berada di palesti segera mendapat ganjaran dari allah....

    BalasHapus
  22. Sesungguhnya berbahagialah manusia yang dekat dengan wangi dan indahnya jihad....namun sesungguhnya di bumi Allah yang luas ini,....kita wajib berjihad dalam keadaan apapun....miskin ...kaya...papa....sehat..pintar...karena ALLAH Maha Perkasa...Dalam kondisi seperti di Palestina saudara kita dengan gagah berjihad, mengapa kita yang jauh lebih 'damai' tidak mau dan tidak sanggup berjihad....kendalikan nafsumu...sedekahkan sebagian hartamu....jauhkanlah malasmu....NAMUN SEMUA ADALAH HAL YANG AMAT SULIT.....

    BalasHapus
  23. mau copy boleh???

    BalasHapus
  24. allah akn slalu ada wt umatnya,,,subhanaLLah

    BalasHapus
  25. subhanaLLah ...
    bgitu ajaibnya keagungan ALLAH.
    maafkan hambamu ini ya ALLAH yg selalu mengejar duniawi.
    Ingin rasanya pergi ke GAZA ...

    BalasHapus
  26. semoga kita menyadari dan belajar apa maksud gusti Allah dengan cerita diatas namun perjuangan islam tidak pernah menang... secara logika jika sudah ada bantuan harusnya islam menang, namun tidak pada kenyataannya... tentu ada benang merah yang tidak pernah kita sadari..... Salam,

    BalasHapus
  27. muhammad Hasnan Rangkuti6 Juni 2010 pukul 19.11

    maha suci Allah dengan segala kejadian, Tiada yg tidak mungkin baginya. untuk saudara2 ku yg di palestina, semoga kalian mendapatkan kemudahan dan kemakmuran yg hakiki di masa depan dan di akherat nanti. Kami akan selalu mendoakan kamu wahai saudara-saudariku. walaupun kami tidak bisa membantu secara fisik tapi dari kami indonesia akan selalu mengupayakan membantu dalam Hal lainnya. jihad fi sabilillah...Allahu Akbar, Laa haula walaaa kuwwata illa Billah

    BalasHapus
  28. allohu akbar !!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  29. ...ya ALLAH, ampunilah hambaMU ini yang belon juga terpanggil.

    BalasHapus
  30. SubhanAllah,bolehkah saya copy?

    BalasHapus
  31. izin copas ya ...

    BalasHapus
  32. SUBHANALLAH 99x
    ALLAHU AKBAR 99X
    Smoga ALLAh melindungi rakyat ISLAM,, trutama PALESTINA dri pada kaum yahudi

    BalasHapus
  33. SUBHANALLAH.......ALLAHUAKBAR....

    BalasHapus
  34. ya allah berikanlah mereka kekuatan untuk melawan israel dan ampunilah mereka yang telah engkau panggil........

    BalasHapus
  35. Allahu Akbar...inilah bukti Kebesaran Allah swt bagi bangsa Palestina dan kita semua sebagai ummat NYA...izin share yaa..jazakallah..

    BalasHapus
  36. allahuakbar!!!!!!

    BalasHapus
  37. subhanallah, Allahu Akbar....tiada kata laen

    BalasHapus
  38. Subhanallah ... Allahu Akbar ...

    BalasHapus
  39. subhanallah.... ALLAHU AKBAR.......
    ^_^

    BalasHapus
  40. KEEP FIGHT MY BROTHERS...
    doaku selalu menyertaimu...

    BalasHapus
  41. ALLAHU AKBAR...... ALLAHU AKBAR.... ALLAHU AKBAR.......

    BalasHapus
  42. SUBHANALLAH...............
    ALLAHUAKBAR........

    BalasHapus
  43. ALLAHU AKBAR....SUBHANALLAH....YA ALLAH LINDUNGILAH PARA SYUHADA DI PALESTINA.....AMIEEN..

    BalasHapus
  44. izin copas ya akhi, syukran

    BalasHapus
  45. Subhanallah...Allahu akbar...

    BalasHapus
  46. maafkan kami wahai warga Gaza.. berjayalah kalian karena dianugerahi gelar syuhada di dunia dan akhirat.. ampuni dosa² kami ya Allah yg lemah tak mampu membantu saudara² kami.. kami memang hina..

    assalamu'alaikum wahai para syuhada Gaza..

    BalasHapus
  47. Subhanallah....
    tidak ada yang mustahil bagi Engkau ya Allah...
    Tolong bantu saudara - saudara kami di palestina ya Allah, dan Lindungilah Mereka ya Allah...

    BalasHapus
  48. Sangat Iri dengan Mereka...

    Kapan Hambamu yang dhaif ini Bisa Seperti Mereka


    Allahu Akbar..!!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  49. kalian berani nggak seperti mereka???

    BalasHapus
  50. ALLOHU AKBAR.... MAHA BESAR ALLOH.... INGIN JUGA SEPERTI PARA MUJAHID....AMIIINNN

    BalasHapus
  51. Allahhu Akbar.....!!!! Allah Maha Besar....!!!! Tidak ada sesuatupun yang dapat menandingNya dimuka bumi ini...pun orang-orang kafir nan laknat....

    BalasHapus
  52. subhanallah.. izin copas di fb agar lebih banyak orang yang menyadari betapa besar kuasa Allah SWT...

    BalasHapus
  53. ga terasa mata ini menitikan air mata membaca kisah tentang perjuangan saudara muslim kita di gaza. semoga 4jj1 selalu bersama mereka, amien.....

    BalasHapus
  54. Allah akan selalu melindungi-hamba-hamba Nya... serta telah dijanjikan kepada hamba-hamba Nya, para Mujahid Islam sejati surga yang kekal abadi. Allahu Akbar !!!

    BalasHapus
  55. ini Jihad yang sesungguhnya.... bukan seperti "Jihad" yg di lakukan di Indonesia.
    Tuhan Maha Besar...

    BalasHapus
  56. Subehanallah...Allah Akbar!!!
    Artikel yang Dassssssyyyyaaaaaat!!!...dan para Mujahid Islam sejati akan mendapatkan tempat yang paling mulia disisi Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW...amien

    BalasHapus
  57. ALLAHU AKABAR...

    hidup mati hanya untukmu ya Allah....
    mujahidin palestina, jangan takut pada zionis israel... muslim dunia mendoakanmu....

    BalasHapus
  58. allahu akbar...............

    BalasHapus
  59. Tuhan yang maha esa yang BAIK, tidak pernah meminta atau menganjurkan umatnya untuk berperang, sekalipun dia dianiaya. kekerasan dibalas dengan kekerasan,dendam dibalas dengan dendam. selamanya sampai bumi kiamat juga tidak akan pernah berakhir.

    BalasHapus
  60. subhanallah...Maha besar Allah..

    semakin kuat jiwa ini y Allah..

    Mari berjuang di jalan Allah saudara/i Q!!!

    Allahu Akbar...

    BalasHapus
  61. Adakah mahluk didunia ini yg mampu melawan ketentuan Allah SWY: yaitu Allah akan memenangkan kaum mukminin. saya pernah mendengar bahwa tatkala kaum yahudi dan mujahid berperang, pihak yahudi kalah dan bersembunyi dibalik pohon dan bebatuan maka datanglah tentara mujahid mencari mereka kemudian tentara mujahid itu diberitahu oleh pohon dan batu. berkata pohon tsb: "dibelakangku ada seorang yahudi bersembunyi, bunuhlah dia dan menangkan agama Allah". Mudah-mudahan kita diberi kemenangan yang terindah. Amin Ya Rabb

    BalasHapus
  62. SUBHANALLAH,SESUNGGUHNYA AGAMA YANG DI RIDHOI ALLAH ADALAH ISLAM

    BalasHapus
  63. semoga aja sodara kta semua yg meninggal di gaza bisa masuk surga.. amin! god is with all of us

    BalasHapus
  64. SUBHANALLAH,ALLAHHU AKBAR indah sekali

    BalasHapus
  65. hancurkan israel dan sekutunya...allahuakbar

    BalasHapus
  66. Semoga Allah selalu membantu para pejuang yang menegakkan agama-Nya.
    Walau kita tak bisa membantu secara fisik, bantulah mereka dengan do'a.
    Insya Allah...........

    BalasHapus
  67. Subhanallah... Allahhu Akabar...
    Izin Copies akhi... Syukran..!!!

    BalasHapus
  68. Allahu akbar...sy baru baca sekali ini tapi langsung tertegun....allahu akbar.

    BalasHapus
  69. subhanallah, allahu akbar,,,,,,Allah MAha Pengasih dan Maha Penyayang

    BalasHapus
  70. subhanallah, sungguh sebuah tanda bagi orang-orang yang berfikir.. ijin copas ya..

    BalasHapus
  71. Subhanalla walhamdulillah wallahuakbar alillahilhamdu... Bersatula wahai kaum muslimin...

    BalasHapus
  72. kebetulan aja kali..............

    BalasHapus
  73. ALLAH SWT ITU ADA
    RASULULLAH ITU ADA
    AL QUR'AN ITU ADA
    AKHIRAT ITU ADA

    Jadi bagi kaum yahudi sesungguhnya kesombongan dan arogansimu akan berubah menjadi rasa takut yang amat sangat. Sampai2 tidak ada yang dapat menolongmu bahkan tanah & batupun ikut memberitahukan persembunyianmu. Engkau sekarang boleh senang tapi nanti kemalangan yang akan engkau rasakan. ALLAHHUAKBAR....3X.

    BalasHapus
  74. kl gak salah berita ini udah di posting di hidayatullah.com ya...

    BalasHapus
  75. minta izin di share kepada yg lainn..

    BalasHapus
  76. Subhanallah Maha suci Allah alangkah bahagianya jadi penduduk palestina bisa berjuan/berperang melawan israel(mempertahankan tanah & islam)mudah2an kita juga termasuk mati dalam keadaan husnul khotimah,

    BalasHapus
  77. subhanallah..
    smga qt jg bs berjihad d jalanNya dan wafat sbg syuhada..amin

    BalasHapus
  78. Subhanallah, hanya Allah SWT yang Maha berkehendak dan tiada kekuatan apapun yang bisa menghalangi...

    Ijin Copas ya gan, thx b4

    BalasHapus
  79. izin copas GAN...
    nice bgt..

    BalasHapus
  80. hhooooaaamm ngantuk==zZZzzz

    BalasHapus
  81. Apapun dan kapanpun perangnya Israel tetap sebagai pemenang, bukan menjadi PECUNDANG.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya israel bakal di panggang lebih-lebih setelah dunia ini dg panasnya api neraka....

      Hapus
  82. Ganjaran buat israel yang tidak mengasihi sesama manusia,juga kepada umat manusia yang tidak mengasihi sesama manusia.Tuhan itu tidak tidur!!

    BalasHapus
  83. tu semua adalah doktrin para mkaum mujahid untuk mencuci otak kita untuk jadi seperti mereka untuk berperang..don't believe it kl indonesia pingin tetap damai aman selalu sadarlah wahai teman2 kita g maukan seperti mereka pereng dan perang yg berkepanjangan sekali lagi tu adalah doktrin yg menyesatkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. doktrin apa boz? Indonesia kata siapa gk aman? aman..aman saja slama non islam nya tdk buat ulah dan tdk cari gara2 itu saja.

      Hapus
  84. ALLOHUAKBAR!! MAHA BESAR ENGKAU YA ALLAH, tidak ada satu kekuatanpun di muka bumi ini yg bisa menandingi kekuatanmu meski itu cuma seujung kuku-MU.....

    BalasHapus
  85. lebih semangadh para mujahid,,, kami berdoa untuk kemenanganmu,,,

    ya Allah berikanlah kesabaran kepada sodara2 muslim kami di gaza dan belahan bumi lainnya ,,serta kekuatan untuk menghadapi cobaan2 ini ,,,amin...

    vivat muslim...

    BalasHapus
  86. @yudi mati aja lu..

    BalasHapus
  87. Subhannalh.. ALLahu Akbar..!!
    ALLah menunjukkan Bukti kebesaran dan kekuasaan dan ALLah membuktikan bahwa DIA itu ada walaupun tak mampu dilihat dan tak dapat dilukiskan dengan bentuk apapun..itulah yang membedakan ALLah dengan makhluk lainnya.. bahwa DIA memang Dzat yang berbeda^_^

    *izin copas yah akhi/ukhti, buat pencerahan teman2 saya..

    BalasHapus
  88. Subhanallah, ALLahu Akbar..
    saya merinding, SPErtinya pasukan berjubah putih itu malaikat yang diutus ALLAh..

    ALLah Maha Melihat, MAha Tahu, MAha Kuasa, Maha segala2nya..

    BalasHapus
  89. SUBHANALLAH ..
    MAHA SUCI ALLAH .

    BalasHapus
  90. merinding takjub mendengar semua itu.Ia benar2 membuktikan kekuasaan Nya. wahai mujahidin La Tahzan.Innallaha ma'ana

    BalasHapus
  91. ashadu'ala ila ha ilallah wa ashaduanna muhammadarosulallah

    BalasHapus
  92. ashadu'ala ila ha ilallah wa ashaduanna muhammadarosulallah

    BalasHapus
  93. Yudi@ ehhH Boneng,,,once being a loser always a loser they will never be a her0 just like a mujahidin,,,,mngkiN loe trmsuk bgian dri Israel yg emank loser dri lahir;

    BalasHapus
  94. ane copas gan,.
    ke cibitungknowing.com

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails