5 Desember 2011

10 Tips Sukses Kencan Pertama


first date 10 Tips Sukses Kencan Pertama
1. Penampilan pada kencan pertama sangat menentukan.
Sesuaikan penampilan Anda dengan tempat tujuan kencan. Jangan terlalu berlebihan

2. Anda Jangan terlalu berharap banyak pada First Date / kecan pertama Anda.
Karena akan merasa terkesan apabila kencan Anda berjalan sukses dan sekaligus tidak akan kecewa apabila kencan Anda tidak berjalan sesuai keinginan. Hal ini terutama sangat berguna ketika Anda melakukan ‘kencan buta’
3. Fleksibel.
Apabila teman kencan Anda mengehendaki perubahan rencana, misalnya seperti berganti tempat kencan atau restoran, maka jangan panik, turuti dan mengalah saja. Karena saat itu, bukanlah saat yang tepat untuk berdebat tentang hal-hal apapun.
4. Bersungguh-sungguh.
Jangan pernah menganggap kencan pertama Anda hanyalah sebagai sebuah permainan. Jalani dengan sungguh-sungguh. Yakinlah bahwa pasti ada sesuatu yang akan Anda peroleh dan pelajari pada pertemuan tersebut, entah semakin mudah Anda untuk mengakrabkan diri dengan orang lain, cepat berimproviasi terhadap keadaan dan sebagainya. Bukalah diri Anda selebar-lebarnya dengan menjadi sebagai diri Anda sendiri (be your self) dan biarkan teman kencan Anda mengenal sahabat Anda atau keluarga Anda pada kencan pertama tersebut.

5. Mendengarkan.
Berlatihlah menjadi pendengar yang aktif. Anggukkan kepala sebagai tanda setuju. Fokus selalu pada teman kencan Anda dan jangan sekalipun menampakan Anda bosan mendengar ceritanya, misalnya dengan melirik kanan-kiri, menguap, dsb.
6. Bertanya.
Cobalah untuk menanyakan suatu hal, guna menunjukan bahwa Anda benar-benar menyimak pembicaraannya. Buatlah sebuah percakapan yang hidup dan hangat. Dan ingatlah, bahwa pada kencan pertama tersebut, belum saatnya Anda berpikir terlalu jauh bahwa ia cocok/tidak menjadi suami/istri Anda, atau ia akan menjadi bapak/ibu yang baik, atau untuk memperdebatkan masalah-masalah politik/agama. Biarkan semuanya mengalir.
Bertanyalah dengan pertanyaan-pertanyaan ringan, yang lebih kearah sebuah pembicaraan timbal balik yang hangat, seperti menanyakan segala hal tentang dirinya/keluarganya, tempat-tempat favoritnya, masalah film atau musik (semua orang suka musik), dan bagi Anda yang telah berkerja, topik pekerjaan juga merupakan topik ringan untuk dibicarakan. Hal ini akan dapat memecah kebekuan suasana.
7. Senyum.
Jangan pernah berhitung untuk memberikan senyum pada kencan pertama guna memberikan kesan bahwa Anda sebagai seorang yang menyenangkan dan menghibur.
8. Kontak Mata.
Redupkan sedikit mata Anda saat menyimak teman kencan Anda berbicara. Jangan tatap ia dengan tajam, karena hal tersebut akan membuat teman kencan Anda merasa tidak nyaman.
9. Lelucon.
Bagi Anda, para pria, tidak ada salahnya menyelipkan lelucon-lelucon (joke) pada pembicaraan Anda. Lakukan pada saat-saat yang tepat. Karena wanita akan lebih cepat merasa akrab dengan pria yang mempunyai selera humor dibandingkan dengan pria yang bergaya formal.

10. Jika kencan berjalan lancar dan Anda menyukainya, pastikan ia mengetahui perasaan Anda.
Anda bisa mengungkapkannya secara tertulis lewat sms atau email segera setelah kencan berakhir.


Mayoritas Wanita Jepang Tak Ingin Hamil


PARA wanita Jepang semula punya siklus lahir, besar, lulus perguruan tinggi, menikah, berhenti kerja dan mengurus anak.
Ini bukannya wanita tidak ingin berkarier. Masalahnya adalah setelah melahirkan, gaji mereka--bahkan yang bekerja di bank--tidak cukup untuk membayar baby sitter. Boleh dititip ke tempat penitipan bayi tapi setelah usianya di atas dua tahun.
Maka, wanita Jepang memilih mengurus anak, membesarkan mereka hingga sukses. Soal berikutnya muncul, anak-anak yang dibesarkan dengan susah payah itu semakin sukses semakin jauh dari orang tua.
Usia harapan hidup di Jepang sangat tinggi, termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Usia harapan hidup bahkan di atas 80 tahun. Artinya, setelah pensiun sebagai karyawan pada usia 65 tahun, orang tua Jepang masih harus menjalani hidup sekitar 15 tahun dengan menikmati hidup sebagai pensiunan atas biaya pemerintah.
Lama-lama, jumlah pensiunan membengkak, jumlah anggaran pemerintah kian terbatas. Walhasil, jumlah tunjangan pensiunan makin turun.
Lalu, orang-orang tua itu hidup di panti jompo, sementara anak-anak mereka menikmati kesuksesan. Para wanita bertanya: lalu untuk apa punya anak? Pertanyaan berikut sudah bisa ditebak. Untuk apa menikah?
Pertanyaan tersebut menemukan jawaban berikut: para wanita ogah menikah, enggan punya anak. Mereka memilih karier.
Itulah yang terjadi di Jepang saat ini. Para wanita lebih senang menghabiskan waktu di kantor, membangun karier, dan hidup mandiri.
Lama-lama, jumlah wanita lajang makin meningkat. Dampak ikutannya, jumlah bayi yang lahir semakin berkurang.
Datanglah ke Tokyo. Sangat jarang kita menemukan wanita hamil atau bayi di tempat-tempat keramaian. Sebagian besar pemandangan adalah para wanita mandiri, yang modis, dan tidak takut ke McD atau resto tengah malam, seorang diri.
Gejala itu mendorong struktur usia penduduk Jepang makin tua. Anak-anak masa depan Jepang makin berkurang jumlahnya. Seperti piramida terbalik.
Setiap tahun, ada saja taman kanak-kanak yang tutup karena kekurangan siswa. Sebaliknya, panti jompo--yang banyak mempekerjakan warga Indonesia dan Filipina--semakin bertambah jumlahnya.
Pemerintah yang risau mendorong para wanita untuk menikah dan punya anak. Stasiun TV didorong untuk menayangkan berita-berita tentang nikmatnya membangun keluarga. Satu keluarga beranak 10 merupakan berita besar bagi TV Jepang.
Sambil imbauan itu belum memperlihatkan hasil, toko-toko anjing, toko pakaian anjing, dan tempat penyewaan anjing seperti Dogy Park di jalan menuju Gunung Fuji tumbuh subur. Bahkan banyak sekolah khusus untuk anjing.
Kenapa begitu? Ya, karena anjing merupakan kawan favorit para wanita lajang Jepang. Alangkah beruntungnya anjing-anjing di Jepang.

10 Jembatan Terpanjang di Dunia


10. Seven-mile bridge, Panjang 10.887 M menghubungkan antara Teluk Meksiko dengan daratan di Florida Amerika Serikat

9. San Mateo - Bridge Hayoard, Panjang 11.265 M, melintasi teluk California, San Franscisco Amerika.

8. Union Bridge, Panjang 12.900 M, menghubungkan antara pulau Prince Edward dengan dataran New Brunswick di Kanada.

7. Rio Bridge - Niteroi, Panjang 13.290 M, Menghubungkan kota Rio de Janeiro di Brazil dan Niteroi.

6. Penang Bridge, Panjang 13.500 M, menghubungkan antara Pulau Penang dan daratan Malaysia.

5. Vasco da Gama bridge, Panjang 17.200 M, jembatan terpanjang di daratan Eropa yang melintasi sungai-sungai di kota Lisbon Purtugal

4. Chesapeake Bay Bridge, Panjang 24.140 M, melintasi teluk Chesepake di Maryland Amerika.

3. King Fahd Causeway, Panjang 30.000 M, melintasi bendungan yang menghubungkan antara Saudi Arabia dan Bahrain.

2. Bridge donghai, Panjang 32.500 M, Jembatan terpanjang di Asia dan juga jembatan terpanjang yang melintasi lautan, terletak di Shanghai China.

1. Lake pontchartrain, Panjang 38.420 M terdapat di Lousiana New Orleans, Amerika.


Penelitian: Makan Upil Bagus Untuk Kesehatan



Dokter spesialis paru-paru asal Austria Prof Dr Friederich Bischinger pernah menyarankan orang untuk makan upil (kotoran hidungnya) sendiri karena diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh.


Penemuan Prof Bischinger itu sempat menjadi kontroversial. Banyak orang awam dan paramedis yang menolak mentah-mentah teori Prof Bischinger dan mengatakan teori itu tidak masuk akal.

Alasannya upil adalah kotoran yang menjijikkan karena lendir kering itu justru menjadi sampah karena berbahaya masuk dalam tubuh. Jika makan upil sama saja dengan makan semua organisme atau bakteri yang harusnya dikeluarkan melalui hidung. Tapi menurut Prof Bischinger mengupil dengan menggunakan jari-jari sendiri adalah sesuatu yang sehat, menyenangkan dan lebih sesuai dengan tubuh manusia.

"Mengupil dengan menggunakan jari sendiri tentunya bisa menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai jika menggunakan sapu tangan. Selain itu juga bisa menjaga hidung agar tetap bersih," ujar Prof Bischinger, seperti dikutip dari DailyTimes.

Upil itu sendiri terbentuk dari kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung melalui proses pernapasan. Debu dan kotoran yang masuk ke hidung ini akan disaring oleh filter atau bulu-bulu hidung. Kotoran yang tidak tersaring akan ditangkap oleh lendir yang ada dihidung. Lama kelamaan lendir ini akan mengeras dan terbentuklah upil.

"Makan upil kering adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan hal yang wajar untuk dilakukan. Dalam sistem kekebalan, hidung adalah filter yang menyaring banyak bakteri menjadi satu dan ketika campuran ini tiba di usus akan bekerja seperti obat," kata Prof Bischinger.

"Obat moderen selalu berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan metode yang jauh lebih rumit, orang-orang yang mengupil dan memakannya secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh mereka secara cuma-cuma," imbuhnya.

Mengupil merupakan kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran. Hal ini tentu saja membuat seseorang bisa bernapas lebih baik karena tidak ada yang menghalangi jalur pernapasan.

Prof Bischinger menunjukkan saat masih kecil anak-anak senang untuk mengupil hidungnya sendiri. Tapi saat beranjak dewasa kebiasaan ini mulai terhalang oleh adanya tekanan dari masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah suatu tindakan menjijikkan dan anti-sosial.

Hasil ini memang cukup mencengangkan, karena selama ini orang menganggap kalau upil adalah suatu kotoran yang harus dibuang dan bukan untuk dikonsumsi. Tapi bagi Prof Bischinger, upil juga bisa bertindak sebagai vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Dr. Agus Subagio, Sp THT, dokter spesialis THT yang praktik di RS Puri Indah Jakarta mengaku tidak bisa memberikan komentar apakah penemuan ini terbukti menyehatkan atau tidak. Namun diakui Dr Agus bahwa Prof Bischinger adalah orang yang sangat disegani di dunia medis karena banyak penemuannya yang bermanfaat.

"Banyak teori-teori bedah sinus berasal dari penemuan Prof Bischinger, tapi kalau masalah manfaat upil saya belum paham," kata Dr Agus.

Tapi pada dasarnya lanjut Dr Agus, tubuh manusia diciptakan sempurna dengan sistem pertahanan yang canggih dan berlapis-lapis. Mulai dari bagian luar hingga bagian dalam terdapat sistem pertahanan tubuh masing-masing.





sumber
Related Posts with Thumbnails