10 April 2012

Mengapa Manusia Tak Tahan Sunyi Lebih Dari 45 Menit?

detail berita
Pepatah menyebutkan diam adalah emas, tapi manusia ternyata tak tahan terhadap kesunyian selama lebih dari 45 menit. Itu adalah rekor waktu terlama yang dicapai oleh sukarelawan dalam "bilik anechoic" di laboratorium Orfield di Minneapolis Selatan, Amerika Serikat. 

Laboratorium itu menjadi tempat untuk menguji batas kesabaran manusia dalam menghadapi keheningan. Tempat paling senyap di dunia ini berupa ruangan berukuran 3 x 3 meter persegi yang terdiri atas papan akustik fiberglass setebal 1 meter yang ditempel tegak lurus, ditambah dinding ganda berlapis baja insulasi dan tembok beton setebal 30 sentimeter. 

Konfigurasi seperti itu membuat ruangan menyerap 99,99 persen suara dan menciptakan tingkat keheningan sebesar -9,4 desibel. Telinga manusia umumnya dapat mendengar suara lebih tinggi dari nol desibel.

Sebelumnya ruangan milik Eckel Industries ini dipakai untuk menguji kebisingan berbagai mesin dan peranti elektronik. Salah satu peralatan yang diuji dalam ruangan ini adalah suara monitor telepon seluler pintar.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana memakai ruangan ini untuk menguji daya tahan astronaut. Dalam kondisi tanpa suara, diperkirakan manusia mengalami rasa canggung karena mendengar suara yang seharusnya tak terdengar. NASA ingin mengetahui seberapa baik astronaut berkonsentrasi dalam kesunyian.

Pemilik laboratorium, Steven Orfield, mengatakan manusia bisa mendengar detak jantungnya sendiri di dalam ruangan ini. Suara gerakan perut juga terdengar amat lantang. Terkadang suara jantung bisa terdengar. "Di dalam ruangan ini, tubuh Anda menjadi sumber bunyi," kata Orfield.

Pengalaman yang tak lazim inilah yang mengacaukan pengalaman manusia. Dalam kondisi disorientasi seperti ini, kata dia, orang harus duduk. Bila terlalu lama berada dalam ruangan itu, akan mulai mengalami halusinasi.

Catatan laboratorium memperlihatkan batas kemampuan manusia bertahan di dalam ruangan sunyi ini adalah 45 menit. Orfield sendiri hanya bisa bertahan selama 30 menit di dalam kesunyian. Rupanya ia tak tahan mendengar suara mesin dari jantung buatan yang terpasang di badannya.





sumber

13 komentar:

  1. mas... saya ada pertanyaan mengenai letusan gunung terbesar di Indonesia yang ada pada postingan mas nya di blog ini... sekiranya mau mengabari pada saya jika sudah ada jawabannya.. terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tanya aja mbah gugel trus ketik " letusan tambora "

      Hapus
    2. gitu aja ko repot
      ckckck

      Hapus
  2. serem juga ya,, kalo selama 45 menit gak ngapa-ngapain pikiran jadi kacau, biasanya ane kalo ngabisin waktu sendiri suka sambil dengerin musik atau ol :D

    BalasHapus
  3. Boleh dicoba buat napi2 kelas kakap,bakalan kapok yg namanya penjara.mgkn bisa gila

    BalasHapus
  4. hmm,,, kecuali klo lagi patah hati mungkin ya,,,
    hehehe

    BalasHapus
  5. kondisi seperti itu menyebabkan kita berhalusinasi tinggi,
    :)

    BalasHapus
  6. GW MERAGUKAN KEBENARAN PENELITIAN INI...
    BAGAIMANA TERHADAP MEREKA YANG INDERA PENDENGARNYA RUSAK (TULI TOTAL ATAU TIDAK BISA MENDENGAR SAMASEKALI). MENGAPA MEREKA BISA BERTAHAN DARI KESUNYIAN LEBIH DARI 45 MENIT BAHKAN SEPANJANG HIDUPNYA...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Balas Komen Saya11 April 2012 17.45

      Itu kan udah takdir, emang udah budek dari lahir mau diapain lagi? Bego ato bodoh sih loe?

      Hapus
    2. sunyi itu kan bukan berarti g bisa ngedenger, tapi sunyi itu disaat manusia g bisa berinteraksi dengan orang lain :|

      Hapus
  7. cocok buat koruptor nih....

    BalasHapus
  8. saya bisa bertahan dikesunyian selama berjam-jam

    BalasHapus
  9. cocok untuk orang2 galau ini..

    BalasHapus

Related Posts with Thumbnails