31 Januari 2011

Tatto Itu Keren? 5 Efek Buruk Tatto dan Penyakitnya!

Tato yang memang identik dengan maco ataupun kegagahan dan juga menurut sebagian orang mengatakan bahwa itu merupakan seni, tapi ada juga yang mengatakan bahwa itu merupakan hal yang menunjukkan kenakalan seseorang. Terlepas dari itu semua ternyata ada resiko dibalik menato tubuh anda.
Tetapi mulai sekarang harus berhati-hati dan patut memperhatikan dengan mentato tubuh. Berikut ini 5 Resiko Menato Tubuh yang harus Anda perhatikan dikutip dari Kompas.
1. Alergi
Penggunaan peearna pada saat menato bisa menyebabkan reaksi berupa alergi pada kulit. Biasanya akan ada rasa gatal pada bagian yang ditato. Jangan di kira ini hanya berlangsung sesaat, tapi hal ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun.
2. Infeksi
Penggunaan peralatan Tatto yang kurang bersih bisa menimbulkan infeksi pada kulit tandanya seperti kulit memerah, bengkak, sakit dan bernanah.


3.Benjolan Pada Kulit
Benjolan yang berada di sekitar area tato disebut dengan granulomas, tak hanya itu saja ternyata Tato juga mendorong pertumbuhan keloid atau jaringan kulit tambahan yang tumbuh dibekas luka.

4. Penyakit yang dibawa dari darah
Jika peralatan kurang steril juga bisa menyebabkan tertular penyakit yang dibawa dari darah, contohnya HIV, tetanus dan lain-lain.

5. Komplikasi MRI
Tato bisa menimbulkan bengkak atau kulit terbakar saat orang yang ditato menjalani pemeriksaan MRI. Pemeriksaan MRI ini menggunakan medan magnetik kuat dengan teknologi terkomputerisasi untuk menghasilkan gambaran detail dari organ dan jaringan lunak dalam tubuh lainnya.
Akan tetapi penyakit yang disebabkan oleh Tato tersebut tetap bisa disembuhkan dengan

Sumber : http://fathur-net.blogspot.com/2011/01/tatto-itu-keren-ini-5-efek-buruk-dan.html

Beginilah Cara Mesir Melumpuhkan Internet Untuk Mencegah Demonstrasi


Sejak Kamis malam, 27 Januari 2011, muncul keluhan di Mesir bahwa akses internet di negeri itu mulai mengalami gangguan. Tindakan itu disengaja oleh pemerintah Mesir, yang memutus hampir semua akses internet dan komunikasi untuk mencegah gelombang demonstrasi besar-besaran, yang ternyata tetap saja terjadi Jumat kemarin.

Menurut stasiun berits Al Jazeera, sekitar 88 persen sambungan internet di Mesir lumpuh total. Komputer di rumah, kantor, tempat-tempat bisnis, bahkan kantor pemerintah dikabarkan tidak bisa mengakses internet sepanjang Jumat kemarin. Internet masih bisa berfungsi di tempat yang sangat terbatas, seperti bursa saham maupun fasilitas militer.

"Ini merupakan aksi yang tidak diduga dalam sejarah internet," demikian pernyataan Renesys, suatu firma pemantau internet di Amerika Serikat (AS) menanggapi pemblokiran massal sambungan internet oleh pemerintah Mesir.

Laman majalah Time mengungkapkan bagaimana pemerintah atau pihak berwenang memiliki kemampuan untuk melakukan pemblokiran akses. Inilah yang terjadi di Mesir dengan melumpuhkan sambungan internet di negeri mereka dalam menanggapi gejolak dari rakyat, yang menuntut Presiden Hosni Mubarak agar turun dari jabatannya.

Komputer individu rata-rata memperoleh akses ke dunia maya melalui penyedia jasa internet (ISP) lokal. ISP lokal selanjutnya terhubung langsung dengan berbagai penyedia serupa di penjuru dunia.

Saat membuka suatu laman dan menuliskan alamat domain di kolom alamat, misalnya saja Facebook atau Twitter, maka ISP lokal secara instan mengajukan sambungan ke ISP manapun yang dipakai Facebook sehingga tampilan akan langsung tersedia di monitor.

Komputer yang tersambung dengan laman yang diminta akan mengirim respon ke ISP lokal, yang pada intinya menyatakan, "Ya, kita sudah terhubung. Inilah laman yang diminta."

Pemblokiran juga ditentukan pada aktif tidaknya server pada sistem nama domain (DNS). Komputer yang bersangkutan akan teridentifikasi oleh kode numerik yang disebut internet protocol (IP) address.

Sistem ini akan menentukan apakah permintaan akses ke suatu laman melalui ISP akan benar-benar tersambung atau tidak muncul sama sekali. Bila server DNS tidak berfungsi, maka tidak akan ada respon dari laman yang dituju.

Pemerintah Mesir mampu memutus semua akses internet dengan cukup mematikan server-server DNS yang digunakan ISP lokal. Maka, setiap permintaan ke laman tertentu dari komputer di Mesir tidak akan dipenuhi karena tidak ada server DNS yang memfasiltasi permintaan itu. Permintaan untuk masuk ke laman lokal di Mesir dari komputer di luar negeri pun tidak akan berfungsi.

Di Mesir, semua ISP harus tunduk kepada kebijakan pemerintah, termasuk bila harus mematikan server-server DNS yang digunakan untuk umum. Menurut stasiun berita BBC, salah satu ISP terkemuka di Mesir, Vodafone, mengaku bahwa mereka mendapat instruksi dari pemerintah Mesir untuk memantikan server-server DNS mereka.

"Berdasarkan undang-undang di Mesir, pihak berwenang punya hak untuk mengeluarkan perintah demikian dan kami berkewajiban untuk mematuhinya," demikian pernyataan Vodafone.

Instruksi yang sama berlaku bagi para ISP lain. Tidak heran bila akses internet di Mesir lumpuh.

Namun, memutus jaringan internet di hampir penjuru Mesir selama berhari-hari bisa mengganggu situasi ekonomi di negara itu. Di hampir semua negara, teknologi informasi seperti internet telah menjadi elemen penting untuk menggerakkan perekonomian.

"Cuma masalah waktu sebelum internet kembali berfungsi di Mesir," kata Sherif Mansour, pengamat dari Freedom Watch, seperti dikutip Wired.com. "Pemerintah pun butuh internet untuk menggerakkan ekonomi, investasi, dan beroperasi," lanjut Mansour.

Sumber : http://coretan-indahku.blogspot.com/2011/01/beginilah-cara-mesir-melumpuhkan.html
Related Posts with Thumbnails