30 Juli 2010

Wanita Menikahi Pacar Yang Sudah Meninggal

Ini sudah kisah yang mengharukan, demi cintanya seorang wanita menikah dengan pacarnya yang sudah mati setahun yang lalu. Kematian ternyata tidak menyurutkan niat seorang perempuan untuk menikahi lelaki yang dicintainya. Meskipun telah ditinggal mati, Magali Jaskiewicz, perempuan asal Prancis ini tetap ingin menikah dengan kekasihnya, Jonathan George. Setahun setelah kepergian sang kekasih, ia pun kini resmi menyandang status nyonya Jonathan George. S
ebenarnya, pasangan ini berencana menikah pada bulan November 2009 silam, setelah enam tahun berpacaran. Namun sayangnya, niat mereka tidak dapat terwujud karena sang mempelai lelaki tewas mengenaskan dalam kecelakaan motor, dua hari menjelang pernikahan. Dengan sedikit pengetahuan yang dimilikinya, perempuan berusia 32 tahun ini, lalu mencari cara agar pernikahannya bisa tetap dilangsungkan. Ia mengetahui bahwa Kitab Undang-undang Hukum Perdata Perancis mengijinkan pernikahan anumerta jika semua persyaratan formal pernikahan sudah terlampir lengkap sebelum salah satu dari mempelai meninggal, termasuk diantaranya tanggal pernikahan. Kepada para pejabat pemerintahan yang mengurus pernikahan dia menyakinkan bahwa dirinya dan sang calon suami, Jonathan sudah hidup bersama sejak tahun 2004 dan telah memiliki rekening bank bersama.
Dia juga bahkan memperlihatkan foto-foto pakaian pengantin yang telah dibeli untuk dipakai pada hari pernikahannya. Keinginanannya pun terkabul. Setahun pasca kematian sang kekasih, Magali berdiri sendirian tanpa mempelai lelaki di depan altar sebuah gereja, lengkap dengan menggunakan busana pengantin. Ia melangsungkan pernikahan yang dulu tidak sempat terwujud dalam sebuah upacara yang dihadiri sekitar 30 anggota keluarga dan teman-teman dekat. Upacara pernikahan tanpa pengantin lelaki itu berlangsung di Dommary Baroncourt, sebelah timur Perancis, pada hari Sabtu pekan lalu.
sumber http://sirremojr.blogspot.com/2010/07/perempuan-nikahi-pacarnya-yang-sudah.html

Alasan Kita Tidak Mengingat Saat Dilahirkan

Otak manusia memiliki kapasitas memori ribuan kali lebih tinggi dari komputer paling canggih yang ada saat ini. Massa abu-abu (gray matter) merupakan alat penyimpanan yang sangat bisa diandalakan. Namun, mengapa kita tidak bisa mengingat masa balita atau saat pertama kita lahir ke dunia?



Jangankan saat dilahirkan, otak kita juga tak bisa mengingat masa-masa ketika kita masih bayi atau balita. Ternyata sekeras apa pun kita berusaha, ingatan kita hanya bisa kembali sampai saat kita berusia 4-5 tahun.

Mengapa demikian? Salah satu teori menyebutkan hal ini karena faktor mielin, lapisan pelindung saraf yang membantu penghantaran sinyal-sinyal otak. Nah, sebelum berusia 5 tahun, mielin dalam otak bayi masih sangat sedikit. "Mielin sangat penting untuk menjaga ingatan jangka panjang," kata Jonathan Schooter, PhD, ahli psikologi dari University of British Columbia.

Teori lain menyebutkan, begitu kita mulai belajar berbicara, kita tidak bisa lagi mengakses ingatan yang tercipta pada masa kita belum lancar berbicara. "Dengan makin berkembangnya kemampuan berbahasa seorang anak, cara ia berpikir juga akan berubah sehingga diduga lebih sulit untuk mengingat ingatan masa sebelumnya," katanya.

sumber http://ujung-bumi.blogspot.com/2010/07/mengapa-kita-tak-ingat-saat-dilahirkan.html
Related Posts with Thumbnails