Pada awal tahun 2011 ancaman potensi gagal panen sangat berpeluang terjadi karena cuaca ekstrim. Impor beras tak bisa dihindari dari kenyataan saat ini.
Menurut Sebagian pelaku industri perberasan yang sering berhubungan dengan petani, produksi beras yang melorot pada tahun ini bukan hanya faktor cuaca musim hujan terus menerus namun faktor hama wereng dan panen yang serentak pun menentukan produksi beras.

Saat ini produksi beras anjlok karena curah hujan yang tinggi sehingga proses pertumbuhan padi terganggu. Karenanya, pemerintah mengupayakan segala macam cara untuk mengimbangi kondisi ini termasuk dengan kampanye pengurangan konsumsi beras.
Pengalaman negara-negara seperti Jepang dan Hong Kong yang berhasil mengurangi konsumsi beras masyarakatnya tidak terlepas dari dukungan daya beli masyarakatnya yang sudah sejahtera.
Sumber : http://topnews89.blogspot.com/2010/10/kampanye-one-day-no-rice-mentan.html
Nasi itu kan makanan pokok orang indonesia, masa rakyat harus dibebani lagi dengan one day no rice. Gimana ni pemerintah kerjanya, pejabatnya mental korup rakyat yang dikorbanin
BalasHapuskasihan petaninya... susah2 bertani, malah gak dibeli...
BalasHapus1 hari ga ketemu sm nasi bukan makan namanya......
BalasHapus